Breaking News:

Gagal Jantung

Tanda-tanda Gejala Gagal Jantung yang harus Diwaspadai Sebelum Berakibat Fatal

Berikut ini adalah beberapa gejala gagal jantung saat terjadi penumpukan cairan di paru-paru yang bisa terjadi:

Editor: Mumu Mujahidin
(Shutterstock)
Ilustrasi serangan jantung 

2. Pembengkakan

Edema atau pembengkakan sering terjadi pada kasus gagal jantung. Kelebihan cairan cenderung menumpuk di ekstremitas (anggota gerak) bawah, di mana edema pergelangan kaki atau kaki sering teejadi.

Edema ini bisa menjadi sangat terasa dan tidak nyaman.

Selain itu, asites dapat terjadi pada orang yang mengalami gagal jantung sisi kanan. Ini adalah akumulasi cairan di rongga perut dan bisa terasa sangat tidak nyaman.

Asites juga sering disertai dengan masalah lain, termasuk fungsi hati yang tidak normal dan gangguan pencernaan yang parah.

Baca juga: Ebenz Burgerkill Diduga Alami Serangan Jantung Tiba-tiba Pingsan Saat Syuting, Ini Kronologinya

3. Sesak napas saat aktivitas

Melansir Health Line, pada kasus gagal jantung, akumulasi garam dan cairan tubuh dapat menghasilkan peningkatan tekanan di ruang jantung.

Peningkatan tekanan jantung bisa menyebabkan sebagian dari kelebihan cairan itu menumpuk di paru-paru. Akibatnya, terjadi kongesti paru-paru.

Karena kongesti paru-paru sangat umum terjadi pada kasus gagal jantung, Anda mungkin akan sering mendengar istilah "gagal jantung kongestif”.

Kongesti paru-paru ini biasanya menyebabkan kesulitan bernapas yang dapat menghasilkan beberapa gejala berbeda, seperti dispnea atau sesak napas.

Dispnea atau sesak napas dilaporkan sangat sering terjadi pada orang yang mengalami gagal jantung. Paling sering, dispnea cenderung terjadi saat aktivitas.

Pada seseorang dengan gagal jantung, baik fungsi jantung maupun status akumulasi cairan cenderung meningkat dan menurun seiring waktu.

Ketika perubahan ini terjadi, jumlah tenaga yang diperlukan untuk menghasilkan dispnea akan bervariasi.

Jadi, penderita gagal jantung harus memperhatikan jumlah aktivitas yang dapat mereka lakukan sebelum dispnea terjadi dan melaporkan memburuknya gejala ini ke dokter.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved