Breaking News:

Kapolresta Cirebon Sebut Aksi Perampokan ke Rumah Tetangganya Sendiri Itu Sudah Pelaku Rencanakan

Jajaran Polresta Cirebon membekuk pria berinisial SR (35) karena terbukti mencuri isi rumah tetangganya sendiri.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman (kedua kiri), beserta jajarannya saat menunjukkan sejumlah barang bukti dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (8/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jajaran Polresta Cirebon membekuk pria berinisial SR (35) karena terbukti mencuri isi rumah tetangganya sendiri.

Peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (27/8/2021) kira-kira pukul 16.00 WIB.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, menyebut, tersangka telah merencanakan aksinya sejak jauh-jauh hari.

Baca juga: Seorang Guru Ngaji di Cirebon Meninggal Saat Rumahnya Dirampok, Pelakunya Ternyata Masih Tetangga

Bahkan, menurut dia, SR juga telah mengamati dan memetakan rumah korban termasuk jalan masuk dan keluarnya.

"Tersangka mengakuinya (merencanakan aksi tersebut), bahkan tahu kapan korban ada dan tidak ada di rumahnya," ujar Arif Budiman saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (8/9/2021).

Ia mengatakan, jarak rumah tersangka yang tidak jauh dari rumah korban membuatnya semakin mudah melakukan pengamatan dan pemetaan.

Bahkan, SR dapat memindahkan barang-barang elektronik dari rumah korban ke rumahnya tanpa mengundang perhatian warga.

Pasalnya, lokasi rumah mereka hanya berjarak tiga rumah sehingga memudahkan tersangka beraksi.

"Tersangka memindahkan barang-barang ini satu-persatu, dari mulai televisi, amplifier theatre, dan lainnya," kata Arif Budiman.

Arif menyampaikan, tersangka berhasil diringkus hanya dalam kurun waktu tiga hari oleh petugas Satreskrim Polresta Cirebon dan Unit Reskrim Polsek Sedong.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, SR dijerat Pasal 365 KUHP dan diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Baca juga: Kronologi Perampokan dan Pembunuhan Guru Ngaji oleh Tetangganya, Hanya Berjarak Tiga Rumah Saja

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved