Breaking News:

Berita Viral

HEBOH Video Pasangan Gancet Viral di Media Sosial, Ternyata Dibuat Tokoh Pengasuh Ponpes di Malang

Gus Idris jadi tersangka aksus penyebaran hoaks dalam salah satu video kontennya.

Editor: Mumu Mujahidin
(TikTok indriani_be)
Cuplikan video pasangan gancet yang viral di TikTok 

TRIBUNCIREBON.COM - Beberapa waktu lalu video pasangan gancet viral di Tiktok

Video pasangan gancet tersebut diunggah akun TikTok @indriani_be pada 6 September 2021.

Pasangan tersebut viral sampai diduga keduanya kena azab.

Lantaran pasangan kekasih ini diduga sedang berhubungan badan dan tidak bisa lepas (Gancet)

Beruntung pasangan kekasih itu akhirnya bisa lepas, setlah didokan seorang tokoh agama.

Namun belum diketahui secara pasti, apakah video itu benar-benar sebuah peristiwa sebenarnya, atau hanya sekadar konten seperti video viral sebelumnya yang menampilkan seorang pria datang ke pernikahan mantannya yang dinikahi sahabatnya sendiri.

Belakangan video viral itu merupakan penggalan promosi film pendek di YouTube.

Diketahui video tersebut merupakan potongan dari video dengan judul AZAB BERZINA PASANGAN INI Gancet || K3L4MINY4 GAK BISA LEPAS yang diunggah pada akun YouTube Gus Idris Official.

Video pasangan gancet yang viral merupakan beberapa detik penggalan dari video dengan total berdurasi 50 menit 25 detik diunggah pada 5 September 2021 dan sudah ditonton 600 ribu pengguna media sosial.

Cuplikan video pasangan gancet yang viral di TikTok
Cuplikan video pasangan gancet yang viral di TikTok (TikTok indriani_be)

Dalam video tersebut memang terdapat skenario warga memergoki dua pasangan sedang berhubungan badan, lalu mengalami penis captivus alias 'Gancet' di dalam sebuah rumah.

Karena hal tersebut hanya konten hiburan semata, dalam video viral tersebut tak dijelaskan di mana lokasi, atau pun waktu kapan video tersebut terjadi.

Di bagian bawah video tersebut juga, ada penjelasan dalam bahasa inggris dari Gus Idris kalau video yang ia buat adalah sebuah konten.

"Segala bahan yang ada di video ini dibuat untuk tujuan edukasi dan hiburan saja. Cerita ini hanyalah sebuah fiksi yang dibuatkan dalam bentuk visual.”

"Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, kejadian atau cerita. Itu hanya kebetulan dan tidak ada unsur kesengajaan," tutur Gus Idris dalam akunnya, dalam bahasa Inggris.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved