Breaking News:

Wanita Tewas di Kamar Kos Indramayu

Fakta-fakta Pembunuhan Pemandu Lagu oleh Selingkuhannya di Indramayu, Dicekik Usai Berhubungan

Berikut 5 fakta yang dirangkum Tribuncirebon.com dalam kasus pembunuhan pemandu lagu oleh selingkuhannya di Indramayu tersebut:

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Handhika Rahman/Tribuncirebon.com
KSN Pelaku pembunuhan selingkuhannya sang pemandu lagu saat diringkus polisi di Mapolres Indramayu, Rabu (8/9/2021). 

Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif mengatakan, motif dari pembunuhan itu, dilakukan pelaku karena merasa sakit hati.

Dari keterangan pelaku, lanjut AKBP M Lukman Syarif, kejadian itu berawal saat keduanya tengah melakukan hubungan diluar nikah di dalam kamar kos lokasi penemuan jasad korban.

Pada saat itu, korban tiba-tiba berkata kasar kepada pelaku sehingga membuat KSN sakit hati.

Pelaku pun langsung menghabisi nyawa korban dengan cara dicekik hingga membuat tulang rawan gondok korban patah dan akhirnya tewas kehabisan napas.

Saat ditemukan, jasad wanita berusia 24 tahun tersebut dalam kondisi posisi tidur miring, sebagian tubuhnya dibalut selimut dan wajahnya tertutup celana jeans.

"Setelah membunuh korban, pelaku mengambil perhiasan, uang tunai, dan hp serta sepeda motor milik korban. Pelaku pun berhasil kita amankan kurang dari 24 jam di wilayah Cijambe Subang," ujar dia.

Baca juga: Kurang dari 24 Jam Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Subang, Ternyata Tetangga Dekat Korban

5. Sakit hati dikatai kasar saat berhubungan suami istri

KSN (21) warga Desa Cidempet, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan dari pemandu lagu (PL) berinisial R (24).

Pada hari ini, KSN berhasil ditangkap polisi dan digelandang polisi. Dengan mengenakan baju tahanan dan penutup kepala, ia hanya mampu tertunduk malu.

Kepada awak media, KSN mengaku tega membunuh korban karena perkataan kasar korban kepada dirinya saat mereka tengah melakukan hubungan di luar nikah.

Pelaku dan korban ini diketahui merupakan pasangan selingkuhan.

"Iya dia tetangga saya, hubungannya pacar," ujar dia saat press release di Mapolres Indramayu, Rabu (8/9/2021).

KSN menjelaskan, saat itu, korban mengatakan kata 'kirik' hingga membuatnya sakit hati.

Kirik sendiri dalam bahasa Indramayu berarti anjing.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved