Breaking News:

Waduh! Demi Ritual Memanggil Hujan, Sejumlah Gadis Muda Dilaporkan Diarak Tanpa Busana di India

Waduh, sebanyak enam gadis muda belia dilaporkan diarak tanpa busana demi sebuah ritual untuk memanggil hujan di sebuah desa di India.

Editor: dedy herdiana
Ist
ILUSTRASI cuaca panas tanpa hujan. 

TRIBUNCIREBON.COM - Waduh, sebanyak enam gadis muda belia dilaporkan diarak tanpa busana demi sebuah ritual untuk memanggil hujan di sebuah desa di India.

Kabar ini terungkap setelah rekaman videonya viral di media sosial.

Dalam video itu menunjukkan gadis-gadis kecil itu berjalan tanpa menggunakan sehelai kain.

Mereka membawa batang kayu yang diletakkan di bahu dengan seekor katak diikatkan pada tongkat tersebut.

Baca juga: Apa Itu Virus Nipah? Virus yang Menginfeksi Anak 12 Tahun di India hingga Meninggal

Baca juga: India Mungkin Sudah Memasuki Fase Endemi Setelah Melewati Gelombang Kedua Penularan COVID-19

Perdana Menteri India Narendra Modi memegang payung saat hujan saat ia berbicara kepada perwakilan media setelah tiba untuk sesi monsun Parlemen di New Delhi pada 19 Juli 2021.
Perdana Menteri India Narendra Modi memegang payung saat hujan saat ia berbicara kepada perwakilan media setelah tiba untuk sesi monsun Parlemen di New Delhi pada 19 Juli 2021. (Money SHARMA / AFP)

Berdasarkan informasi yang dihimpun, seperti dilansir BBC, peristiwa ini terjadi di sebuah desa yang dilanda kekeringan di wilayah Bundelkhand, negara bagian Madhya Pradesh.

Penduduk setempat percaya ritual itu akan menenangkan dewa hujan sehingga akan menurunkan hujan di desa tersebut.

Komisi Nasional Perlindungan Hak Anak India telah meminta laporan dari administrasi Distrik Damoh, di mana desa itu berada.

Polisi Madhya Pradesh mengatakan mereka belum menerima pengaduan resmi terkait acara tersebut.

Kendati demikian, kepolisian mengaku telah membuka penyelidikan terkait ritual ini.

"Tindakan akan diambil jika kami menemukan gadis-gadis itu dipaksa berjalan tanpa busana," kata inspektur polisi Damoh DR Teniwar kepada kantor berita Press Trust of India (PTI).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved