Breaking News:

Kok Bisa Pembelajaran Jarak Jauh Masih Diterapkan Meski PTM di Kota Cirebon Sudah Dimulai

Menurut Ade, masih diterapkannya PJJ dikarenakan PTM yang kini telah dimulai masih digelar secara terbatas.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kasi Peserta Didik Pendidikan Dasar Disdik Kota Cirebon, Ade Cahyaningsih, mengakui pembelajaran jarak jauh (PJJ) masih diterapkan di Kota Cirebon.

Padahal, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Udang telah dimulai sejak Senin (6/9/2021) kemarin.

Menurut Ade, masih diterapkannya PJJ dikarenakan PTM yang kini telah dimulai masih digelar secara terbatas.

Para siswa masih bergiliran datang ke sekolah karena kapasitas setiap kelasnya hanya 25 persen - 50 persen.

Selain itu, mereka juga hanya mengikuti pembelajaran di kelas maksimal hanya selama satu jam.

Bupati Majalengka, Karna Sobahi didampingi unsur Forkopimda meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) disejumlah sekolah, Kamis (2/9/2021).
Bupati Majalengka, Karna Sobahi didampingi unsur Forkopimda meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) disejumlah sekolah, Kamis (2/9/2021). (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

"PJJ masih digunakan, tapi dikombinasikan dengan PTM, jadi istilahnya blended learning," ujar Ade Cahyaningsih saat ditemui di Disdik Kota Cirebon, Jalan Brigjend Dharsono, Kota Cirebon, Selasa (7/9/2021).

Ia mengatakan, dalam metode blended learning siswa yang mendapat giliran datang ke sekolah bisa belajar langsung di kelas.

Sementara siswa yang bukan gilirannya datang ke sekolah tetap mengikuti PJJ dari rumahnya masing-masing.

Pihaknya mengingatkan sekolah agar mengatur betul jadwal tersebut sehingga seluruh siswa "merasakan" mengikuti PTM terbatas.

Selain itu, orang tua siswa juga diminta memerhatikan kondisi anaknya benar-benar sehat sebelum mengikuti PTM di sekolahnya.

Jika kondisi kesehatan siswa sedang tidak fit, maka Ade menyarankan agar siswa tersebut tidak perlu datang ke sekolah demi menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Pada prinsipnya PTM terbatas tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan siswa terutama dari penyebaran Covid-19," kata Ade Cahyaningsih.

Baca juga: Dinas Pendidikan Catat Belum Semua Sekolah di Kota Cirebon Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Baca juga: Persiapan Kuliah Tatap Muka, Ratusan Mahasiswa UGJ Cirebon Ikuti Vaksinasi Dosis Kedua

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved