Breaking News:

Harga Cabai Tak Lagi Pedas, Petani di Indramayu Cabut dan Bakar Tanaman Cabai

Para petani cabai di Desa/Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu mencabuti tanaman mereka.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Foto istimewa/Petani
Petani saat mencabut dan membakar tanaman cabai mereka di Desa/Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Selasa (7/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Para petani cabai di Desa/Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu mencabuti tanaman mereka.

Selain mencabut, para petani juga membakar tanaman cabai.

Hal tersebut dilakukan para petani karena kesal dengan terus anjloknya harga cabai di tingkat petani.

"Udah 4 bulan lebih harga cabai anjlok," ujar salah seorang petani Tirta kepada Tribuncirebon.com, Selasa (7/9/2021).

Baca juga: Harga Cabai Tak Lagi Pedas, Anjlok Hingga Rp 6 Ribu Per Kilogram, Petani di Majalengka Menjerit

Tirta menjelaskan, harga cabai sudah tidak lagi pedas. 

Saat ini, harga cabai dari petani hanya dihargai Rp 4-9 ribu per kilogram.

Harga tersebut tidak cukup untuk menutupi biaya perawatan, seperti pemupukan, dan lain sebagainya.

Petani pun, disampaikan dia, sudah melakukan upaya untuk menekan tingginya biaya perawatan.

Yakni, dengan tidak memupuk tanaman cabai, hanya saja, tanaman cabai tersebut justru rusak dan banyak yang busuk.

Para petani berharap, pemerintah bisa menstabilkan kembali harga cabai di kalangan petani.

"Paling rendah itu biasanya cuma sampai Rp 15 ribu, tapi sekarang anjlok sekali," ujarnya.

Baca juga: Petani Cabai di Majalengka Frustrasi, Harga Cabai Terus Anjlok, Karena Kesal Akhirnya Cabai Dibakar

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved