Breaking News:

Paralimpiade Tokyo 2020

Dheva Anrimusthi Atlet Asal Kuningan Raih Perak dalam Paralimpiade Tokyo 2021, Ini Kata Sang Bapak

Aan berharap berharapa kepada Dheva Anrimusthi yang masih 22 tahun ini bisa terus berjuang dan berlatih agar dalam turnamen selanjutnya

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
(DOK. NPC Indonesia)
Dheva Anrimusthi saat bertanding di Paralimpiade Tokyo 2020. 
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Keberhasilan Dheva Anrimusthi atlet para badminton yang berlaga di Paralimpiade Tokyo 2020 dengan meraih medali perak.
Tentu membuat orang tua atlet asal Kabupaten Kuningan, Jawa Barat ini mengaku bangga dan senang.
"Kami sangat bangga melihat anak saya bisa ikut ajang olimpiade dan kami ucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat Indonesia khususnya Kuningan yang sudah mendukung anak saya hingga meraih medali perak,” ujar ayah Dheva, Aan Suparman, saat ditemui di GOR Anrimusthi Kuningan, di Jalan Syeh Maulana Akbar, (6/9/2021).
Aan berharap berharapa kepada Dheva Anrimusthi yang masih 22 tahun ini bisa terus berjuang dan berlatih agar dalam turnamen-turnamen selanjutnya bisa meraih medali emas untuk Indonesia.
"Atas peraihan medali perak, ini sebagai motivasi dan kepada Dheva Anrimusthi bisa berjuang dan terus berlatih lagi supaya bisa mendapat medali emas," katanya.
Dalam meraih prestasi di ajang internasional ini bukan kali pertama yang dilakukan Dheva saat mengikuti ajang pertandingan bergengsi.
Sebab Sebelumnya atau gelaran Asian Para Games 2018.
“Dheva juga sukses menyabet tiga medali emas sekaligus di nomor beregu, ganda dan tunggal putra SU5,” katanya.
Kondisi Dheva sekarang ini akibat mengalami kecelakaan sepeda motor di tahun 2013 dan untuk meraih kesuksesan seperti saat ini. 
“Saya terus mendampingi anak berlatih setiap hari menjadi seperti sekarang. Dia sangat berambisi untuk bisa juara di turnamen yang diikuti dan mengenai tangannya tidak bisa lurus itu tangan kanannya habis kecelakaan motor pada tahun 2013," katanya.
Dheva Anrimusthi saat bertanding di Paralimpiade Tokyo 2020.
Dheva Anrimusthi saat bertanding di Paralimpiade Tokyo 2020. ((DOK. NPC Indonesia))
Diketahui sebelumnya, medali perak di raih Dheva di ajang Paralimpiade Tokyo 2020 itu setelah mengikuti di partai final yang berlangsung Sabtu (4/9/2021) kemarin, Dheva kalah dua set langsung di nomor tunggal putra SU5 (tunadaksa pada tangan) melawan pemain Malaysia Cheah Liek Hou 17-21, 15-21. (*)

Baca juga: Bonus Besar dari Jokowi Menanti Atlet Asal Majalengka Peraih Medali Emas di Paralimpiade Tokyo

Bonus Besar Menanti

Keberhasilan atlet asal Majalengka, Hary Susanto mendapatkan medali emas di ajang Paralimpiade Tokyo 2020 disambut suka cita maupun apresiasi banyak pihak.

Bahkan kabarnya, bonus yang akan diterima oleh pria berusia 46 tahun itu akan sama dengan apa yang telah didapatkan oleh Greysia Polii atas prestasinya di ajang Olimpiade Tokyo 2020 lalu.

Hal itu diungkapkan oleh istri dari Hary Susanto, Dewi Yuliana saat ditemui Tribun di rumahnya di Blok Sabtu, Desa Maja Utara, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Senin (6/9/2021).

Dewi mengatakan, hasil dari komunikasi dengan suaminya melalui video call paska menyabet medali emas kemarin, bahwa Hary akan mendapatkan bonus dari pemerintah.

Hary Susanto/Leani Ratri Oktila memastikan raihan emas setelah menang dua gim langsung atas wakil Perancis, Lucas Mazur/Faustine Noel, pada partai puncak badminton Paralimpiade Tokyo yang berlangsung di Yoyogi National Stadium, Minggu (5/9/2021).
Hary Susanto/Leani Ratri Oktila memastikan raihan emas setelah menang dua gim langsung atas wakil Perancis, Lucas Mazur/Faustine Noel, pada partai puncak badminton Paralimpiade Tokyo yang berlangsung di Yoyogi National Stadium, Minggu (5/9/2021). (Istimewa)

Nominalnya dikabarkan sama dengan para atlet peraih medali emas di ajang Olimpiade Tokyo 2020 lalu.

"Iya sama (kaya Greysia Polii) kata suami aku mah gitu. Alhamdulilah kalau gitu," ujar Dewi, Senin (6/9/2021).

Kendati demikian, Dewi mengaku saat ini lebih memikirkan kepulangan suaminya yang rencana akan tiba di kampung halamannya pada Senin pekan depan.

Meskipun, kabar kepulangan ayah tiga anak itu bakal terjadi hari ini.

"Ya hari ini pulang dari Tokyo dan besok rencananya bakal ada acara sama Presiden Jokowi di Istana. Pulang ke Majalengka mah minggu depan, karena harus karantina dulu," ucapnya.

Seperti diketahui,  Greysia Polii yang berpasangan dengan Apriyani Rahayu mendapatkan bonus dari pemerintah sebesar Rp 5 miliar atas raihan medali emasnya.

Selain dari pemerintah, bonus juga diberikan oleh para pengusaha, artis hingga influencer media sosial. 

Keluarga Sangat Bangga
Hary Susanto, atlet para badminton yang berlaga di Paralimpiade Tokyo 2020 sukses menyabet medali emas.
Atas prestasi itu, membuat keluarganya yang berada di Kabupaten Majalengka bangga.
Dalam pergelaran Paralimpiade Tokyo 2020, Hary Susanto sukses meraih emas di nomor ganda campuran SL3-SU5 bersama rekan duetnya, Leani Ratri Oktila.
Hary Susanto/Leani Ratri Oktila memastikan raihan emas setelah menang dua gim langsung atas wakil Perancis, Lucas Mazur/Faustine Noel, pada partai puncak badminton Paralimpiade Tokyo yang berlangsung di Yoyogi National Stadium, Minggu (5/9/2021).
Mereka menyudahi perlawanan Lucas Mazur/Faustine Noel dalam durasi 34 menit dengan skor 23-21 dan 21-17.
Hary Susanto/Leani Ratri Oktila memastikan raihan emas setelah menang dua gim langsung atas wakil Perancis, Lucas Mazur/Faustine Noel, pada partai puncak badminton Paralimpiade Tokyo yang berlangsung di Yoyogi National Stadium, Minggu (5/9/2021).
Hary Susanto/Leani Ratri Oktila memastikan raihan emas setelah menang dua gim langsung atas wakil Perancis, Lucas Mazur/Faustine Noel, pada partai puncak badminton Paralimpiade Tokyo yang berlangsung di Yoyogi National Stadium, Minggu (5/9/2021). (Istimewa)
Ditemui di rumahnya di Blok Sabtu, Desa Maja Utara, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Rinaldhy (18) anak pertama dari Hary tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya atas prestasi yang diraih oleh bapaknya tersebut.
Rinaldhy mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah mendukung.
"Pastinya bangga ya, senang juga, bahagia juga alhamdulilah papah bisa membawa medali emas pulang. Terima kasih kepada doa dan dukungan masyarakat Indonesia," ujar Rinaldhy yang didampingi sang bunda yang tak lain istri dari Hary, Dewi Yuliana, Senin (6/9/2021).
Masih kata dia, bahwa keberhasilan bapaknya meraih medali emas dalam ajang bergengsi untuk kalangan disabilitas tersebut merupakan cita-cita yang sejak dulu diinginkan.
Kebetulan, ada tawaran mengikuti kejuaraan Paralimpiade Tokyo 2020, Hary langsung mengikuti pelatnas di Solo tahun 2019 lalu.
"Sebenarnya prestasi bapak sudah banyak, cuma medali emas di ajang Paralimpiade Tokyo 2020 ini menjadi target atau cita-cita bapak yang sudah lama diharapkan. Alhamdulilah akhirnya terkabul dengan meraih emas. Harapan yang terwujud," ucapnya.
Tidak lah mudah bagi Hary yang mengalami kecelakaan motor di tahun 1997 untuk meraih kesuksesan seperti saat ini.
Pasalnya, sejak kecelakaan itu, Hary sempat vakum dari dunia raket selama 9 tahun lamanya.
"Waktu kecelakaan masih kuliah dia (Hary). Nikah sama saya 2001 dan tidak bermain bulutangkis sampai 2006. Nah di 2006 ini Hary sudah mulai latihan-latihan lagi hingga akhirnya prestasi demi prestasi diraih sampai puncaknya alhamdulilah Paralimpiade ini," jelas Dewi.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved