Breaking News:

Baznas Majalengka Realisasikan Program Jaga Kiai dan Santri, Berikan Bantuan Sembako dan Uang Tunai

Ketua Baznas Majalengka, Agus Yadi Ismail mengatakan, dalam mewujudkan program tersebut, pihaknya menyalurkan ratusan paket sembako dan uang tunai.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Bupati Majalengka, Karna Sobahi didampingi Ketua Baznas Majalengka, Agus Yad 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka bersinergi dengan pemerintah daerah merealisasikan program Jaga Kiai dan Santri.

Kali ini, Kecamatan Malausma menjadi target program tersebut.

Ketua Baznas Majalengka, Agus Yadi Ismail mengatakan, dalam mewujudkan program tersebut, pihaknya menyalurkan ratusan paket sembako dan uang tunai.

Sasarannya, ke para pengurus MUI se-Kecamatan Malausma.

"Alhamdulilah, kami sudah mendistribusikan paket sembako ke 50 pengurus MUI se-Kecamatan Malausma, yang terdiri dari 44 Ulama Pengurus MUI Desa se-Kecamatan Malausma dan 6 Ulama Pengurus MUI Kecamatan Malausma," ujar Agus kepada Tribun, Senin (6/9/2021).

Bupati Majalengka, Karna Sobahi didampingi Ketua Baznas Majalengka, Agus Yad
Bupati Majalengka, Karna Sobahi didampingi Ketua Baznas Majalengka, Agus Yad (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Agus menjelaskan, program yang dinamakan Kita Jaga Kiai dan Santri tahun 2021 ini merupakan salah satu program Baznas Majalengka.

Sekaligus, merupakan bagian dari realisasi program yang dicanangkan Bupati Majalengka.

"Program ini di dalamnya meliputi penyelenggaraan pelayanan vaksinasi, pembagian paket imunitas, paket higienitas, pelayanan pemeriksaan kesehatan, serta pemberian bantuan bagi pasien isolasi mandiri."

“Agenda ini menargetkan seluruh warga pesantren tanpa terkecuali. Mulai dari para santri, pengurus pondok pesantren, hingga kiai dan ulama,” ucapnya.

Dengan demikian, Agus menambahkan, melalui program ini dimaksudkan untuk melindungi dan menjaga para kiai, ulama, dan ustad yang menjadi salah satu kelompok yang rentan terpapar Covid-19.

Apalagi, menurut menurut data di Kementrian Agama RI pada 7 Juli 2021 sudah terdapat 605 orang kiai dan ulama serta pengasuh Ponpes yang wafat akibat Covid-19.

Di samping itu, cukup banyak santri di lingkungan Ponpes yang terpapar Covid-19 selama pandemi ini.

Baca juga: Mengaku Belum Dapat Bantuan Lagi, Mak Cucu Semringah Mendapat Bantuan dari Baznas Majalengka

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved