Breaking News:

Anak SD di Garut Tiba-tiba Hamil 6 Bulan, Setelah Didesak Keluarga Akhirnya Mengaku Siapa Pelakunya

AW (53) warga Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut tega mencabuli anak tirinya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) hingga hamil.

Editor: Mumu Mujahidin
Midday
Ilustrasi korban pemerkosaan: Anak SD di Garut Tiba-tiba Hamil 6 Bulan, Setelah Didesak Keluarga Akhirnya Mengaku Siapa Pelakunya 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Seorang ayah tiri di Kabupaten Garut berkali-kali mencabuli anak tirinya hingga hamil 6 bulan.

AW (53) warga Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut tega mencabuli anak tirinya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) hingga hamil.

Kejadian itu ketahuan oleh bibi korban yang curiga lantaran korban tidak kunjung datang bulan sejak bulan April lalu, kemudian korban dibawa ke puskesmas untuk menjalani pemeriksaan, alangkah kagetnya saat ia  mengetahui keponakannya itu sedang mengandung enam bulan.

Keluarga laporkan seorang ayah tiri warga Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut yang tega mencabuli anak tirinya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) hingga hamil.
Keluarga laporkan seorang ayah tiri warga Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut yang tega mencabuli anak tirinya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) hingga hamil. (Dok Polsek Banyuresmi)

Setelah pihak keluarga mengetahui korban sedang mengandung enam bulan, korban kemudian didesak agar mengakui siapa yang telah menghamilinya.

Korban pun akhirnya mengaku bahwa yang menghamilinya adalah ayah tirinya sendiri.

Kemudian pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banyuresmi dan pelaku berhasil diamankan polisi saat sedang berada di rumahnya.

"Bibi korban juga melihat ada perubahan pada bagian perut dan korban yang suka menyendiri dan melamun," ujar Kapolsek Banyuresmi Kompol Supian BJ saat dihubungi, Senin (6/9/2021).

Supian menjelaskan setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, pelaku mengakui perbuatan bejat terhadap anak tirinya itu telah ia lakukan sebanyak delapan kali.

"Sejak bulan Maret 2021. Kasus ini akan kita limpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Garut untuk proses lebih selanjutnya," ungkapnya.(*)

Baca juga: Gadis Remaja Hampir Tiap Malam Dinodai Ayah Tiri, Sang Ibu Tak Percaya Jadi Lapor Ayah Kandung

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved