Breaking News:

Konflik Afghanistan

Mimpi Taliban Bentuk Pemerintahan Baru di Afghanistan Tertunda, Perang di Panjshir Masih Terjadi

Bentrok di Panjshir Afghanistan masih Akibatnya Taliban harus menunda pembentukan pemerintahan baru di Afghanistan. 

Editor: Mumu Mujahidin
afp
Akhirnya Pemimpin Militer Taliban yang Paling Dicari Amerika Muncul, Nyawanya Dihargai Rp 72 Miliar. Pemimpin militer Taliban Khalil Rahman Haqqani menjadi imam Sholat Jumat dikelilingi pengawalnya 

TRIBUNCIREBON.COM - Bentrokan maut antara kelompok Taliba dan warga Afghanistan terus terjadi di Provinsi Panjshir.

Akibatnya Taliban harus menunda pembentukan pemerintahan baru di Afghanistan

Sebagian besar dari 33 ibu kota provinsi di Afghanistan sudah diambil alih oleh Taliban tanpa pertumpahan darah.

Hanya Panjshir, satu-satunya provinsi yang terus memerangi mereka.

Perlawanan itu dipimpin oleh Ahmad Masoud--putra komandan Mujahidin Ahmad Shah Masoud--dan Bismillah Mohammadi, Menteri Pertahanan Afghanistan pada masa pemerintahan Presiden Ashraf Ghani Ahmadzai.

Bentrokan itu terjadi sejak Taliban menguasai 33 provinsi, termasuk ibu kota Kabul dan memaksa mantan Presiden Ashraf Ghani dan pejabat lainnya meninggalkan negara itu pada 15 Agustus lalu.

Pemimpin Taliban, Sher Mohammad Stanikzai, kepada saluran berita asing mengatakan bahwa pihaknya akan membentuk pemerintah baru dalam waktu dua hari.

Taliban menandatangani perjanjian damai dengan Amerika Serikat (AS) di Kota Doha, Qatar, pada Februari tahun lalu untuk menarik semua pasukan asing dari Afghanistan, tidak memberikan komentar.

Meskipun menandatangani Perjanjian Doha, pejabat Taliban telah mengatakan secara eksplisit bahwa mereka bermaksud untuk mendirikan "Imarah Islam" di bawah kepemimpinan pemimpin tertinggi mereka, Mawlawi Hibbatullah Akhundzada.

Meskipun ada pengumuman yang jelas dari pihak Taliban, sebuah saluran berita lokal Afghanistan melaporkan--mengutip sumber--bahwa pemerintah baru akan memiliki dewan yang dipimpin oleh Mullah Abdul Ghani Baradar (53).

Baca juga: Perang di Afghanistan Belum Usai, Taliban dan Kelompok Oposisi Bertempur di Lembah Panjshir

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved