Breaking News:

Sistem Ganjil Genap di Kota Cirebon Akhirnya Disetop, Ternyata Ini Alasannya

kebijakan ganjil genap juga berhasil menurunkan mobilitas warga sehingga pandemi Covid-19 di Kota Cirebon terkendali.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Sejumlah petugas saat menghalau pengendara berpelat nomor ganjil melintasi Jalan Pasuketan, Kota Cirebon, Senin (14/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Rekayasa arus lalu lintas ganjil genap di Kota Cirebon secara resmi disetop mulai hari ini.

Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi, mengatakan, kebijakan itu diambil tidak terlepas dari semakin melandainya kasus Covid-19 di Kota Cirebon.

Karenanya, menurut dia, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Cirebon memutuskan untuk menghentikan ganjil genap.

 "Alhamdulillah, sekarang status PPKM di Kota Cirebon menurun dari level 4 menjadi level 3," kata Agus Mulyadi saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Sabtu (4/9/2021).

Ia mengatakan, dari hasil monitoring juga diketahui tidak ada penambahan kasus Covid-19 dan pasien meninggal dunia dalam dua hari terakhir.

Baca juga: Ganjil Genap di Kota Cirebon Diklaim Berhasil Menurunkan Mobilitas Masyarakat, Kasus Covid-19 Landai

Baca juga: Ratusan Kendaraan Diputar Balik di Tol Pasteur, Selama Ganjil Genap Warga Diminta Tidak ke Bandung

Selain itu, bed occupancy ratio (BOR) rumah sakit di Kota Udang juga terus menurun dan angka kesembuhan pasien meningkat.

Bahkan, hingga kini jumlah kasus aktif di Kota Cirebon tersisa 74 pasien yang masih menjalani isolasi mandiri.

"Kami memutuskan untuk menghentikan ganjil genap mulai hari ini setelah mempertimbangkan hal-hal tersebut," ujar Agus Mulyadi.

Di sisi lain, pihaknya juga berupaya maksimal dalam melakukan tracing, testing, dan treatment untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Agus menyampaikan, kebijakan ganjil genap juga berhasil menurunkan mobilitas warga sehingga pandemi Covid-19 di Kota Cirebon terkendali.

Ia mengakui Satgas Penanganan Covid-19 Kota Cirebon masih bergerak untuk menurunkan angka positive rate.

"Kami juga mengingatkan masyarakat selalu menjaga protokol kesehatannya, jangan sampai lengah," kata Agus Mulyadi.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved