Breaking News:

Sekda Kota Cirebon Jelaskan Secara Rinci Soal Alasan Kebijakan Ganjil Genap Disetop Hari Ini

Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi, mengatakan, kebijakan itu diambil tidak terlepas dari semakin melandainya kasus Covid-19 di Kota Cirebon.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Rekayasa arus lalu lintas ganjil genap di Kota Cirebon secara resmi disetop mulai hari ini.

Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi, mengatakan, kebijakan itu diambil tidak terlepas dari semakin melandainya kasus Covid-19 di Kota Cirebon.

Karenanya, menurut dia, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Cirebon memutuskan untuk menghentikan ganjil genap.

Baca juga: Aturan Ganjil Genap di Kota Cirebon Disetop Mulai Hari Ini, Berikut Alasannya

"Alhamdulillah, sekarang status PPKM di Kota Cirebon menurun dari level 4 menjadi level 3," kata Agus Mulyadi saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Sabtu (4/9/2021).

Ia mengatakan, dari hasil monitoring juga diketahui tidak ada penambahan kasus Covid-19 dan pasien meninggal dunia dalam dua hari terakhir.

Selain itu, bed occupancy ratio (BOR) rumah sakit di Kota Udang juga terus menurun dan angka kesembuhan pasien meningkat.

Bahkan, hingga kini jumlah kasus aktif di Kota Cirebon tersisa 74 pasien yang masih menjalani isolasi mandiri.

"Kami memutuskan untuk mengentikan ganjil genap mulai hari ini setelah mempertimbangkan hal-hal tersebut," ujar Agus Mulyadi.

Di sisi lain, pihaknya juga berupaya maksimal dalam melakukan tracing, testing, dan treatment untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Agus menyampaikan, kebijakan ganjil genap juga berhasil menurunkan mobilitas warga sehingga pandemi Covid-19 di Kota Cirebon terkendali.

Ia mengakui Satgas Penanganan Covid-19 Kota Cirebon masih bergerak untuk menurunkan angka positive rate.

"Kami juga mengingatkan masyarakat selalu menjaga protokol kesehatannya, jangan sampai lengah," kata Agus Mulyadi.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved