Breaking News:

Ganjil Genap di Kota Cirebon Diklaim Berhasil Menurunkan Mobilitas Masyarakat, Kasus Covid-19 Landai

Kepala Dishub Kota Cirebon, mengatakan, berdasarkan hasil pengamatan dan pengecekan lapangan mobilitas warga menurun selama ganjil genap.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Tribun Jabar / Lutfi Ahmad
Ilustrasi: Anggota Polresta Bandung mensosialisasikan pemberlakuan ganjil genap di Tol Soroja, Rabu (11/8/2021) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kebijakan ganjil genap yang diberlakukan di delapan ruas jalan Kota Cirebon diklaim berhasil.

Pasalnya, kebijakan yang menggantikan penyekatan jalan selama masa PPKM Darurat hingga berlevel itu menurunkan mobilitas masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon, Andi Armawan, mengatakan, berdasarkan hasil pengamatan dan pengecekan lapangan mobilitas warga menurun selama ganjil genap.

"Kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintasi Kota Cirebon menurun cukup signifikan," ujar Andi Armawan saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Sabtu (4/9/2021).

Sejumlah petugas saat memutar balik kendaraan berpelat nomor genap dalam uji coba sistem ganjil genap di simpang empat Gunungsari, Kota Cirebon, Jumat (13/8/2021).
Sejumlah petugas saat memutar balik kendaraan berpelat nomor genap dalam uji coba sistem ganjil genap di simpang empat Gunungsari, Kota Cirebon, Jumat (13/8/2021). (Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)

Ia mengatakan, kendaraan roda dua menurun hingga 44 persen sedangkan kendaraan roda empat menurun 33 persen.

Jumlah tersebut berdasarkan hasil pemantauan jajarannya selama kebijakan ganjil genap diberlakukan di Kota Udang.

Karenanya, pihaknya menilai ganjil genap cukup efektif menekan mobilitas warga meski penurunannya belum mencapai target 50 persen.

"Jadi, pada dasarnya tujuan diberlakukannya kebijakan ini sudah tercapai," kata Andi Armawan.

Andi menyampaikan, petugas Dishub Kota Cirebon yang terlibat pengamanan ganjil genap mulai hari ini ditarik kembali.

Pasalnya, kebijakan tersebut secara resmi dihentikan terhitung mulai hari ini berdasarkan keputusan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Cirebon.

Penyebaran kasus Covid-19 yang semakin melandai menjadi salah satu alasan dihentikannya ganjil genap di Kota Udang.

"Kami meminta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan meski mulai hari ini ganjil genap dihentikan," ujar Andi Armawan.

Baca juga: Aturan Ganjil Genap di Kota Cirebon Disetop Mulai Hari Ini, Berikut Alasannya

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved