Breaking News:

Aturan Ganjil Genap di Kota Cirebon Disetop Mulai Hari Ini, Berikut Alasannya

Kebijakan aturan ganjil-genap di delapan ruas jalan protokol Kota Cirebon disetop mulai hari ini.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Sejumlah petugas saat menghalau pengendara berpelat nomor ganjil melintasi Jalan Pasuketan, Kota Cirebon, Senin (14/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kebijakan atau aturan ganjil-genap di delapan ruas jalan protokol Kota Cirebon disetop mulai hari ini.

Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi, mengatakan, keputusan itu telah disepakati dalam rapat evaluasi Satgas Penanganan Covid-19 Kota Cirebon.

Menurut dia, semua pihak yang terlibat dalam satgas tersebut sepakat bahwa kebijakan ganjil genap dihentikan.

Baca juga: Efek Ganjil Genap di Tol Kota Bandung, Hari Ini Kendaraan yang Masuk ke Bandung Menurun

Baca juga: Mohon Maaf, Mulai Besok Anda Bakal Tidak Gampang Masuk Tol Kota Bandung, Ada Aturan Ganjil Genap

"Mulai hari ini ganjil genap di delan ruas jalan Kota Cirebon dihentikan sementara," ujar Agus Mulyadi saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Sabtu (4/9/2021).

Ia mengatakan, dari hasil rapat disepakati ganjil genap ditunda dahulu hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Kebijakan yang diberlakukan sejak Agustus 2021 tersebut bertujuan untuk menekan mobilitas warga sehingga penyebaran Covid-19 terkendali.

Saat ini, kasus Covid-19 di Kota Cirebon semakin melandai sehingga ganjil genap disetop di delapan ruas jalan tidak diberlakukan lagi.

"Masyarakat juga sebenarnya mulai terbiasa mematuhi aturan ganjil genap, tapi kami hentikan dulu mulai hari ini," kata Agus Mulyadi.

Sementara Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan, mengatakan, personel gabungan yang terlibat pengamanan ganjil genap pun telah ditarik kembali.

Mereka dapat melaksanakan tugasnya masing-masing seperti biasanya. Ia menyampaikan, dihentikannya ganjil genap bertujuan membuka kran ekonomi.

Pasalnya, mobilitas warga yang berjalan normal diyakini dapat menggerakkan roda perekonomian di Kota Udang.

"Kami mengingatkan masyarakat jangan lengah, dan selalu mematuhi protokol kesehatan, karena pandemi belum berakhir," ujar Imron Ermawan.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved