Breaking News:

Kawasan Lanud Husein Mencekam, Terdengar Suara Tembakan, Sat Bravo 90 Turun Tangan, Ini Faktanya

Suasana semakin mencekam saat sejumlah anggota TNI AU bersenjata lengkap datang ke lokasi.

Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/Nazmi Abdurahman
Satuan Anti Teror Pasukan Khusus TNI AU Sat Bravo 90 saat menggelar latihan atau simulasi operasi pengamanan objek tival Nasional dan tamu VVIP dari ancaman teroris yang digelar Lanud Husein Sastranegara, Kamis (2/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Sejumlah pengendara sepeda motor dengan knalpot bising tiba-tiba mencegat iring-iringan kendaraan saat melintas di Jalan Suparmin, Kota Bandung, Kamis (2/9/2021).

Tak lama, terdengar suara tembakan. Asap pengepul dari di sekeliling kendaraan iring-iringan tersebut. Suasana semakin mencekam saat sejumlah anggota TNI AU bersenjata lengkap datang ke lokasi.

Peristiwa itu merupakan latihan atau simulasi operasi pengamanan objek tival Nasional dan tamu VVIP dari ancaman teroris yang digelar Lanud Husein Sastranegara bersama Satuan Anti Teror Pasukan Khusus TNI AU Sat Bravo 90.

Baca juga: TNI AU Terbangkan Alutsista untuk Membantu Korban Gempa Majene

Danlanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb Ali Gusman mengatakan, program latihan tersebut dilakukan untuk melatih kesiapan personilnya.

"Jadi, dalam pelaksanaan sehari-harinya kalau misalnya terjadi ancaman terhadap VVIP pun kami dari pertahanan Lanud Husein Sastranegara, akan meminta bantuan kepada Satuan Khusus Sat Bravo TNI AU," ujar Ali, saat ditemui seusai latihan, di Jalan Suparmin, Kota Bandung, Kamis (2/9/2021).

Latihan kali ini, kata dia, dilakukan selama dua hari. Pada hari pertama dilakukan simulasi penculikan terhadap tamu VVIP oleh sekelompok teroris. Dihari kedua, Jumat 3 September, akan dilanjutkan dengan operasi penyelamatan.

Latihan ini melibatkan 95 personel dari Lanud Husein Sastranegara dan 45 orang dari Satuan Anti Teror Pasukan Khusus TNI AU Sat Bravo 90.

"Untuk pelaksanaan latihan sendiri dilakukan hari ini dan besok, dengan daerah latihan sekitar Lanud Huseinsastranegara dan PT Dirgantara Indonesia," katanya.

Baca juga: 2 Pesawat Boeing 737 dan 1 Hercules TNI AU Siap Jemput WNI di Wuhan, Tunggu Perintah dari Kemenlu

Program latihan ini, kata dia, rutin dilakukan setiap tahunnya agar ketika terjadi peristiwa, personilnya selalu dalam keadaan siap.

"Tugas yang diberikan pada Lanud Husein Sastranegara operasinya adalah angkut, pengamanan objek vital Nasional dan pengamanan VVIP. Hari ini kita latihan dua sekaligus yakni pengamanan objek vital nasional dan tamu VVIP," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved