Breaking News:

Konflik Afghanistan

Video Kejam Taliban Gantung Orang dengan Helikopter Black Hawk AS dan Diarak di Atas Langit

Kali ini beredar video yang menunjukkan Taliban menerbangkan helikopter Black Hawk milik AS dengan seseorang digantung di bawahnya.

Editor: Mumu Mujahidin
AFP via Tribunnews.com
Helikopter Black Hawk UH-60: Video Kejam Taliban Gantung Orang dengan Helikopter Black Hawk AS dan Diarak di Atas Langit 

Kini, semua penerbangan komersial dari Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, telah dibatalkan setelah pengambilalihan Taliban yang memicu kekacauan yang meluas, kata sebuah pernyataan otoritas penerbangan sipil Afghanistan yang dirilis pada hari Senin.

"Semua penerbangan dari bandara Kabul telah dibatalkan sementara dan para penumpang tidak boleh datang ke bandara sampai diberitahukan," kata pernyataan itu.

Otoritas penerbangan sipil dalam pernyataan itu menyatakan harapan untuk pemulihan normal secara dini, mencatat bahwa arus penumpang yang besar-besaran ke bandara dalam situasi kacau dapat menyebabkan penjarahan dan situasi tidak tertib lainnya.

Otoritas penerbangan sipil telah berusaha untuk melanjutkan penerbangan  sesegera mungkin, kata pernyataan itu.

Baca juga: Profil Abdul Ghani Baradar, Petinggi Taliban Calon Kuat Presiden Afganistan Setelah Kabul Jatuh

Orang-orang Afghanistan naik ke atas sebuah pesawat saat mereka menunggu di bandara Kabul di Kabul. Afghanistan. Senin (16/8/2021), setelah berakhirnya perang 20 tahun Afghanistan dengan cepat, ketika ribuan orang mengerumuni bandara kota itu mencoba melarikan diri dari kelompok garis keras yang ditakuti. (Wakil Kohsar / AFP)
Orang-orang Afghanistan naik ke atas sebuah pesawat saat mereka menunggu di bandara Kabul di Kabul. Afghanistan. Senin (16/8/2021), setelah berakhirnya perang 20 tahun Afghanistan dengan cepat, ketika ribuan orang mengerumuni bandara kota itu mencoba melarikan diri dari kelompok garis keras yang ditakuti. (Wakil Kohsar / AFP) (AFP/WAKIL KOHSAR)

Semua layanan komersial telah ditangguhkan, dengan hanya penerbangan militer yang meninggalkan negara itu saat Inggris, AS, dan negara-negara barat lainnya memulangkan warganya.

Itu terjadi ketika Kementerian Pertahanan Inggris mengkonfirmasi warga negara Inggris pertama telah mendarat di pangkalan RAF Brize Norton setelah dievakuasi dari Kabul.

Sementara itu di sisi lain, Taliban dalam sebuah pernyataan mengatakan kepada penduduk Kabul bahwa kehidupan dan harta benda mereka aman dan mereka dapat melanjutkan pekerjaan mereka.

Diberitakan sebelumnya Taliban berhasil menduduki ibu kota pada hari Minggu (15/8/2021), hal ini membuat Pemerintahan Afghanistan yang didukung Barat runtuh.

Dan juga Presiden Ashraf Ghani meninggalkan negara itu, mengakhiri masa pemerintahannya.

Baca juga: Kelompok Taliban Sudah kuasai Istana Presiden, Ribuan Warga Afghanistan Benar-benar Jadi Ketakutan

Berita soal Konflik di Afghanistan lainnya.

(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)

Berita lain terkait Afganistan dan Taliban

Berita lain terkait Konflik Afghanistan

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved