Breaking News:

PNS Bandung Barat Menangis Saat Jadi Saksi Korupsi Bansos Covid-19 Aa Umbara: Saya Sempat Menolak

PNS bernama Dian Soehartini ikut terseret perkara dugaan korupsi bansos yang melibatkan Bupati Bandung Barat nonaktif Aa Umbara.

Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Bupati Kabupaten Bandung Barat Nonaktif, Aa Umbara 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Seorang PNS di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung Barat (KBB) tak kuasa menahan tangis, saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi pengadaan barang bantuan sosial (bansos) Covid-19 di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (1/9/2021).

PNS bernama Dian Soehartini ikut terseret perkara dugaan korupsi bansos yang melibatkan Bupati Bandung Barat nonaktif Aa Umbara.

Dian disebut terlibat sebagai pejabat pelaksana kegiatan (PPK) dalam pengadaan barang bantuan sosial Covid-19.

Awalnya, Dian sempat menolak tawaran sebagai PPK.

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dilaporkan ke Polrestabes Bandung soal dugaan penipuan.
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dilaporkan ke Polrestabes Bandung soal dugaan penipuan. (Kolase Tribun Jabar)

Namun, Heri Partomo yang saat itu menjabat Kepala Dinas Sosial memohon agar Dian mau menerima amanah tersebut menggantikan Bahtiar Firmansyah.

"Sebetulnya saya menolak menjadi PPK. Pak Kadis memohon dan memberitahukan ke saya itu tugas Dinsos dan harus melaksanakan," ucapnya.

Dian mengaku dibujuk Heri Partomo.

Kepada Dian, Heri meminta agar rurut membantu penanganan Covid-19 dengan memberikan tenaga dan pikiran.

Dian pun akhirnya menerima tawaran Heri Partomo menjadi PPK dengan syarat semua tanggung jawab Heri yang emban dan dibuatkan Surat Keputusan (SK).

Baca juga: Aa Umbara Diduga Terima Uang Puluhan Juta Sebagai Honor Narasumber, Ini Kata Kepala BPKAD

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved