Breaking News:

Kecelakaan Maut

Pelaku Tabrak Lari di Garut Diduga Oknum Aparat Penegak Hukum, Nyaris Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Peristiwa kecelakaan maut yang menewaskan satu orang di Jalan Pembangunan Kabupaten Garut diduga pelakunya merupakan seorang oknum aparat

Editor: Mumu Mujahidin
Tribunjabar.id
Kecelakaan maut yang menewaskan satu orang di Jalan Pembangunan Kabupaten Garut diduga pelakunya merupakan seorang oknum aparat penegak hukum. 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Peristiwa kecelakaan maut yang menewaskan satu orang di Jalan Pembangunan Kabupaten Garut diduga pelakunya merupakan seorang oknum aparat penegak hukum.

Kanit Lantas Polres Garut Ipda Priyo Sambodo mengatakan pihaknya saat ini belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait dugaan tersebut karena pelaku saat ini belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya masih shock.

"Untuk itu kita belum bisa memberikan penjelasan, saat ini kami dan pihak penyidik belum bisa memintai  keterangan-keterangan daripada pengemudi," ujarnya saat diwawancarai Tribunjabar.id di ruangan kerjanya, Rabu (1/9/2021).

Priyo menjelaskan saat ini tim medis masih melakukan terapi kepada pelaku, pihaknya akan memberikan keterangan jika nanti pelaku sudah bisa memberikan keterangan.

Kecelakaan maut yang menewaskan satu orang di Jalan Pembangunan Kabupaten Garut diduga pelakunya merupakan seorang oknum aparat penegak hukum.
Kecelakaan maut yang menewaskan satu orang di Jalan Pembangunan Kabupaten Garut diduga pelakunya merupakan seorang oknum aparat penegak hukum. (Tribunjabar.id)

"Apabila nanti sudah siap dimintai keterangan, tentunya akan kita sampaikan," ucapnya.

Anggi Nur (32) salah seorang saksi mata mengatakan mobil tersebut sebelumnya terlibat tabrakan di kawasan Simpang Lima, kemudian melarikan diri ke arah Jalan Pembangunan dan kembali menabrak pengendara lain di kawasan Perempatan Gordah.

"Supirnya kemudian melaju lagi hingga ke depan rumah sakit RSUD Dr Slamet Garut, disana dia kembali menabrak mobil lain dan terhenti," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id Selasa malam.

Anggi menjelaskan warga sempat mengejar pelaku sejak pertama kali ia terlibat kecelakaan di Simpang Lima.

"Dalam proses pengejaran itu lah dia sepanjang jalan ngebut hingga menyebabkan beberapa pengendara lain tertabrak," ungkapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved