Breaking News:

Kasus Kejahatan Seksual dan Penipuan Banyak Terjadi di Majalengka Selama Pandemi Covid-19

pandemi juga menyebabkan kasus kejahatan seksual terhadap anak dan perempuan cukup tinggi di Majalengka

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Dok Tribun Manado
Ilustrasi pelecehan seksual terhadap anak di cianjur. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kasus penipuan menjadi yang terbanyak diungkap oleh Polres Majalengka selama Pandemi Covid-19.

Catatan itu tertuang sepanjang tahun 2020 hingga pertengahan 2021.

Bahkan, polisi juga menyebutkan ternyata akibat adanya hantaman badai virus Corona, secara umum memiliki pengaruh terkait penurunan angka kejahatan di kota berjuluk Angin ini.

Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi, melalui Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Siswo DC Tarigan mengatakan, berdasarkan dari data kejahatan Polres Majalengka, sepanjang tahun 2020 ada 286 kasus.

Sedangkan, penyelesaian perkara di tahun 2020 tersebut, sebayak 263 kasus atau sekitar 91.96 persen.

Ia juga merinci, dari 286 perkara kejahatan konvensional, ada lima kasus kriminalitas yang paling banyak ditemukan.

"Yakni, penipuan sebayak 48 kasus, curat 39 kasus, curanmor roda dua 31 kasus, pencabulan 21 kasus dan tindak pidana kekerasan sebayak 18 kasus," ujar AKP Siswo DC Tarigan saat ditemui di Desa Beusi, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Rabu (1/9/2021).

Sementara itu, angka kriminalitas sejak bulan Januari hingga Agustus 2021, ada sebayak 193 kejadian tindak pidana kejahatan.

Menurut AKP Siswo, bahwa para pelaku terdorong melakukan kejahatan akibat desakan ekonomi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved