Breaking News:

Kabar Gembira, Lapangan Gasibu dan Saparua di Kota Bandung Kembali Dibuka, Ini Syarat Masuknya

Kawasan lapangan Gasibu dan Saparua di Kota Bandung kembali dibuka untuk aktivitas olah raga masyarakat umum, mulai Rabu (1/9/2021).

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Dedy Herdiana
Suasana lapangan Gasibu di Kota Bandung pada 27 November 2016, sebelum terjadi pandemi Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Kawasan lapangan Gasibu dan Saparua di Kota Bandung kembali dibuka untuk aktivitas olah raga masyarakat umum, mulai Rabu (1/9/2021).

Namun demikian, ada sejumlah syarat yang harus dilakukan oleh masyarakat yang akan berolahraga di dua tempat yang dikelola Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini.

Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Sumasna, mengatakan sesuai instruksi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan dengan adanya Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 83 Tahun 2021, maka kedua tempat olah raga tersebut kembali dibuka dengan sejumlah pembatasan.

Baca juga: KABAR GEMBIRA Objek Wisata di Pangandaran Akan Dibuka Lagi, Catat Ini Tanggal Mulainya

"Jadi kita dapat instruksi dari Pak Gubernur, untuk menganalisis pembukaan lagi dua sarana, Saparua dengan Gasibu. Nah terus kita uji coba mulai hari ini, Rabu tanggal 1 September 2021," kata Sumasna di Saparua, (1/9).

Ia mengatakan berdasarkan panduan Perwal Kota Bandung Nomor 83 Tahun 2021, maksimal kapasitas tempat olah raga ini 50 persen. Dengan demikian, setiap sarananya maksimal dikunjungi oleh 150 orang dalam satu waktu.

"Pengunjung harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi, terus kita siapkan aplikasi untuk memonitor jumlah yang on site, karena kan batas 50 persennya mudah-mudahan tetap bisa kita amankan, dan pas masuk itu ada QR Code, pengunjung harus scan," katanya.

Ia mengatakan pengunjung pun harus mempersiapkan KTP dengan handphone untuk pemindaian kode saat masuk dan keluar sarana.

"Kalau kapasitas Gasibu karena 400 meter kan, kalau jarak per orang itu rata-rata 5 meter, kita kenanya sekitar 150-an orang. Tapi kita masih harus nanti evaluasi apakah wajar di angka seperti itu atau seperti apa," katanya.

Baca juga: Wisatawan Wajib Gunakan Aplikasi Peduli Lindungi untuk Berwisata di Indramayu, Hari Ini Mulai Dibuka

Sebagai tahap awal, di Saparua pun diberlakukan maksimal 150 pengunjung dalam satu waktu, walaupun ada berbagai fasilitas lain seperti panjat tebing dan sepatu roda.

Saat beraktivitas di Gasibu dan Saparua, katanya, masyarakat harus tetap menjaga protokol kesehatan, termasuk memakai masker. Hanya saja, jika sedang melakukan olah raga atau aktivitas fisik berat seperti berlari, masker bisa dibuka sejenak tapi tetap wajib menjaga jarak.

"Kalau untuk aktivitas tertentu itu masker boleh buka, tapi tidak boleh permanen. Jadi buka tutup begitu. Karena teman-teman kan yang lari agak sulit kalau lari pakai masker, tapi kalau jalan kita harus pakai, dan semua harus jaga jarak," katanya.

Sumasna mengatakan sudah berkoordinasi dengan Satpol PP serta Dinas Perhubungan Kota Bandung dan Provinsi Jawa Barat untuk menjaga ketertiban dan prokes di kawasan tersebut. 

Berdasarkan pantauan di hari pertama uji coba dan pembukaannya, kondisi Gasibu dan Saparua masih sepi. Tidak sedikit masyarakat yang harus kembali lagi karena tidak membawa KTP atau handphone saat hendak berolahraga di Gasibu. Kedua sarana ini dibuka pukul 06.00 sampai 18.00 WIB.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved