Breaking News:

Kilang Pertamina RU VI Balongan Semakin Ramah Lingkungan, Kini Gunakan Gas Alam Sebagai Bahan Bakar

penggunaan gas alam dari PGN ini perdana ditandai dengan pembukaan penyaluran gas pada Metering Station Gas di RU VI Balongan pada 27 Agustus 2021.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Kilang PT Pertamina RU VI Balongan Indramayu, Selasa (31/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - PT Pertamina Refinery Unit (RU) VI Balongan mulai menggunakan gas alam dari PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina sebagai fuel atau bahan bakar dalam proses produksi di kilang setempat.

Proses produksi di kilang Pertamina RU VI Balongan pun kini lebih ramah lingkungan.

Senior Supervisor Energy & Combustion Pertamina RU VI Balongan, Harun Al Rasyid mengatakan, penggunaan gas alam dari PGN ini perdana ditandai dengan pembukaan penyaluran gas pada Metering Station Gas di RU VI Balongan pada 27 Agustus 2021.

"Gas alam ini di-supply PGN ke RU VI berasal dari Sumatera yang dikirim melalui pipa bawah laut dan terhubung dengan jaringan pipa Pertamina di Pulau Jawa hingga ke Kilang Balongan," ujar dia berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Tribuncirebon.com, Selasa (31/8/2021).

Kilang PT Pertamina RU VI Balongan Indramayu, Selasa (31/8/2021).
Kilang PT Pertamina RU VI Balongan Indramayu, Selasa (31/8/2021). (Istimewa)

Lanjut Harun Al Rasyid, kini seluruh unit di Kilang Pertamina RU VI Balongan sudah sepenuhnya telah menggunakan gas alam sebagai energi dalam mengoperasikan Kilang.

Sebelumnya, kata dia, supply Gas dari Pertagas memang sudah ada, namun sekarang Pertamina RU VI kembali menambahkan penggunaan gas alam tersebut untuk menggantikan fuel oil.

"Saat ini kebutuhan gas alam dari PGN sendiri sebesar 10 MMSCFD dan akan terus meningkat sesuai dengan kemampuan kapasitas pipa yakni 30 MMSCFD," ucapnya.

Harun Al Rasyid menambahkan, banyak keuntungan yang didapat dengan memanfaatkan gas alam sebagai energi bahan bakar di Kilang Balongan.

Diantaranya fuel oil yang tadinya dijadikan bahan bakar operasional, kini bisa diolah menjadi produk yang bisa meningkatkan margin perusahaan.

Baca juga: Proyek Petrochemical di Indramayu akan Dimulai 2027, Pertamina Bagikan Beasiswa untuk 30 Siswa

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved