Breaking News:

Polemik Keraton Kasepuhan

Pemkot Cirebon Tegaskan Tak Akan Ikut Campur dalam Polemik Pewaris Takhta Keraton Kasepuhan

Wali Kota Cirebon memastikan, Pemkot Cirebon tidak akan ikut campur dalam polemik siapa yang paling berhak mewarisi takhta Keraton Kasepuhan.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Massa Raharjo Djali saat adu mulut di Keraton Kasepuhan, Kecamatan Lemahwunkuk, Kota Cirebon, Rabu (25/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Polemik pewaris takhta Keraton Kasepuhan tampaknya hingga kini masih bergulir.

Bahkan, beberapa waktu lalu sempat terjadi aksi lempar batu dua kelompok massa di keraton yang berada di Kecamatan Lemahwunkuk, Kota Cirebon, itu.

Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, memastikan, Pemkot Cirebon tidak akan ikut campur dalam polemik siapa yang paling berhak mewarisi takhta Keraton Kasepuhan.

Sebab, hal tersebut ranah internal keluarga besar keraton sehingga pemerintah akan bersikap netral dan tidak memihak siapapun.

Baca juga: Wali Kota Cirebon Minta Semua Pihak yang Berkisruh di Keraton Kasepuhan Menahan Diri

"Kami berharap permasalahan itu dapat diselesaikan internal keluarga Keraton Kasepuhan," ujar Nasrudin Azis saat ditemui di DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Senin (30/8/2021).

Ia mengatakan, pada dasarnya semua pihak yang terlibat kisruh itupun masih keluarga besar Keraton Kasepuhan.

Karenanya, Pemkot Cirebon tidak ingin memasuki ranah internal keluarga karena bersikap netral.

Pihaknya juga meminta agar semua kalangan untuk menahan diri demi menjaga kondusivitas Kota Udang.

"Kami mengajak semua pihak untuk menyelesaikan polemik tersebut secara baik-baik demi menjaga marwah Keraton Kasepuhan," kata Nasrudin Azis.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved