Breaking News:

Virus Corona

Kasus Kematian Anak karena Covid-19 Meningkat, Wakil Menteri Kesehatan Beberkan Penyebabnya

Dante juga mengatakan, kasus konfirmasi positif Covid-19 pada anak juga mengalami peningkatan 2 persen dibandingkan Juli 2021.

Editor: Mumu Mujahidin
Via alodokter.com
Ilustrasi anak sedang sakit Batuk pilek: Kasus Kematian Anak karena Covid-19 Meningkat, Wakil Menteri Kesehatan Beberkan Penyebabnya 

TRIBUNCIREBON.COM - Kasus kematian anak karena Covid-19 di Indonesia turut meningkat.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono yang mengatakan, peningkatan kasus kematian Covid-19 pada kelompok dewasa diikuti dengan kenaikan kasus kematian Covid-19 pada anak.

Dante mengatakan, data per 26 Agustus menunjukkan, case fatality rate (CRT) atau tingkat kasus kematian pada kelompok dewasa meningkat yaitu dari 3,27 persen di bulan Juni menjadi 6,45 persen hingga bulan Agustus.

Sementara, itu, tingkat kasus kematian dari Covid-19 pada anak hingga Agustus meningkat 0,68 persen.

Baca juga: Studi Baru: Penyintas Covid-19 Masih Mengalami Gejala Meski Telah Setahun Terpapar Virus Corona

"Ini disebabkan karena keterlambatan orangtua untuk membawa anak itu ke tempat pengobatan yang baik," kata Dante dalam Rakornas KPAI secara virtual, Senin (30/8/2021). 

Dante mengatakan, biasanya orangtua menganggap anak mereka hanya menderita flu biasa.

Namun, setelah keluhan anak semakin banyak, orangtua baru menyadari bahwa anak mereka terpapar Covid-19 sehingga pengobatan menjadi terlambat.

Oleh karena itu, ia meminta para orangtua mulai mengenali gejala-gejala Covid-19.

Baca juga: Efek Samping Parah Setelah Disuntik Vaksin Moderna Banyak Dikeluhkan Masyarakat, Ini Kata Kemenkes

"Peran orangtua sangat penting sekali untuk menekan kasus kematian pada anak, sehingga kematian, tidak menunggu anak itu kelihatan sesak dahulu, baru dibawa ke rumah sakit tetapi dari awal sudah langsung diperiksakan ketika anaknya demam," ujar dia.

Dante juga mengatakan, kasus konfirmasi positif Covid-19 pada anak juga mengalami peningkatan 2 persen dibandingkan Juli 2021.

Saat ini, kata Dante, kasus konfirmasi positif Covid-19 pada anak berada di angka 15 persen. 

Berdasarkan hal tersebut, Dante mengatakan, data tersebut harus diwaspadai karena anak bisa menjadi salah satu sumber klaster Covid-19 di keluarga.

"Apa yang terjadi pada anak-anak sebagai sumber primer dari klaster keluarga harus dicermati dengan baik, sehingga kita mewaspadai kalau ada anak-anak yang kena," kata dia.

Baca juga: INI Tanda-tanda Tubuh Terserang Virus Varian Baru Covid-19, Segera Periksa ke Dokter Jika Alami Ini

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kematian Covid-19 pada Anak Meningkat, Wamenkes: Jangan Tunggu Anak Sesak, Segera ke Rumah Sakit"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved