Breaking News:

Datang ke Indramayu, BP2MI Tegas Utarakan Tekad Berantas Sindikat Pengiriman Tenaga Kerja Ilegal

Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali menegaskan tekadnya untuk memberantas sindikat pengiriman PMI

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Kepala BP2MI, Beny Ramdhani, Senin (30/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali menegaskan tekadnya untuk memberantas sindikat pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW ilegal sampai ke akar-akarnya.

Hal tersebut ditegaskan Kepala BP2MI, Beny Rhamdani saat berdialog dengan para purna PMI di Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Senin (30/8/2021).

Beny Rhamdani mengatakan, dalam upaya tersebut pihaknya akan membuat Surat Keputusan (SK) agar Komunitas Keluarga Buruh Migran atau yang biasa disebut KKBM bisa berbadan hukum secara resmi.

"KKBM akan kita SK-kan mereka," ujar dia.

Baca juga: BP2MI akan Luncurkan Program Perwira PMI di Tahun 2022 untuk Purna PMI, Ini 3 Keuntungannya

Baca juga: Vaksin AstraZeneca Disuntikan kepada Calon PMI Pemberangkatan Jepang dan Korea, Sinovac Tak Diterima

Beny Rhamdani menjelaskan, KKBM ini akan menjadi mitra strategis dari BP2MI dalam menangani persoalan yang dihadapi para PMI.

Mereka akan bertugas untuk menyebar luaskan informasi soal penyaluran Calon PMI yang legal, melakukan pendampingan terhadap PMI dan keluarganya, dan melakukan advokasi soal masalah yang dihadapi PMI dan keluarganya.

Beny Rhamdani mengatakan, hal ini guna melindungi para PMI yang merupakan pahlawan devisa.

Pasalnya, sektor pekerja migran, disebutkan dia menjadi pemasukan devisa negara terbesar kedua setelah sektor migas.

Karena hal itu, maka negara harus memberikan perlakuan hormat kepada para PMI ini.

"Sumbangan dari Migas itu Rp 159,7 triliun, sedangan PMI Rp 159,6 triliun, ini hanya beda koma saja," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved