Breaking News:

Terungkap Komandan ISIS-K Sebut Serangan Bom di Bandara Kabul Dieksekusi Setelah Tunggu Waktu Tepat

Ternyata serangan bom di Bandara Kabul itu dieksekusi setelah menunggu waktu yang tepat. Informasi terbaru itu diungkapkan seorang Komandan ISIS-K. 

Editor: dedy herdiana
OPIndia
(ILUSTRASI) Kelompok ISIS-K mengaku sebagai musuh Taliban, terungkap alasannya lakukan bom bunuh diri di Kabul. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNCIREBON.COM, KABUL - Ternyata serangan bom di Bandara Kabul itu dieksekusi setelah menunggu waktu yang tepat. 

Serangan bom itu dilaksanakan setelah semua orang asing meninggalkan Afghanistan.

Informasi terbaru itu diungkapkan seorang Komandan ISIS-K.

Dikatakannya, ISIS-K sudah menunggu waktu yang tepat untuk melakukan serangan dua hari sebelum serangan bom yang terjadi di bandara Kabul, Afghanistan pada hari Kamis lalu.

Baca juga: Dulu Punya Jabatan Mentereng, Menko Afghanistan Jadi Tukang Antar Makanan Setelah Taliban Berkuasa

"Saat orang asing dan orang-orang di dunia meninggalkan Afghanistan, kami dapat memulai kembali operasi kami," kata komandan yang enggan disebutkan namanya itu.

Selain itu, dirinya mengklaim telah memimpin kelompok tersebut hingga mencapai 600 orang, termasuk di antaranya berasal dari India dan Pakistan.

Dikutip dari laman Sputnik News, Minggu (29/8/2021), milisi anonim itu juga mengklaim bahwa ia pernah bekerja dengan Taliban, namun membelot terhadap kelompok itu.

Karena menurutnya, Taliban telah memoderasi pendirian kelompok tersebut terhadap pengaruh Barat, dengan kata lain, kini Taliban 'lebih lunak' dalam menghadapi AS dan sekutunya.

Baca juga: AS Balas Dendam pada ISIS-K Terkait Bom Bunuh Diri di Kabul, Klaim Serangannya Tewaskan 2 Perencana

"Kami beroperasi di jajaran Taliban, namun orang-orang ini tidak sejalan dengan kami dalam hal kepercayaan, jadi kami pergi bergabung dengan ISIS. Jika ada yang setuju dengan kami dalam hal ini, ia adalah saudara kami, tapi jika tidak, kami menyatakan perang dengan mereka, apakah mereka Taliban ataupun kelompok lain," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved