Breaking News:

Pernyataan Pemkab Cianjur Dipertanyakan, Jabar Baru Ajukan Jalur Tengah-Selatan Agar Masuk Perpres

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda) Provinsi Jawa Barat, Ferry Sofwan Arif, mempertanyakan pernyataan Pemerintah Kabupaten Cianjur

Editor: dedy herdiana
Dok.Tribun Jabar
Gedung Sate, Kantor Gubernur Jabar 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda) Provinsi Jawa Barat, Ferry Sofwan Arif, mempertanyakan pernyataan Pemerintah Kabupaten Cianjur yang menyebutkan akan dibangun jalur baru yang menghubungkan antara Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Cianjur bagian selatan.

Padahal Pemprov Jabar sendri baru mengajukan rencana pembangunan Jalur Tengah-Selatan Jawa Barat yang menghubungkan Sukabumi-Bandung-Ciamis untuk masuk ke dalam Rancangan Peraturan Presiden tentang Percepatan Pembangunan Jabar Selatan.

Ferry Sofwan Arif, mengatakan Jalur Tengah-Selatan Jabar akan membentang sepanjang 321,26 kilometer, dengan posisi dari barat ke timur, di antara Jalur Tengah Jabar yang sudah ada dan Jalur Pantai Selatan Jabar.

Baca juga: Beredar Video Petugas Polisi Kuningan Upacara di Jalur Nasional Saat Jam Pembacaan Proklamasi

"Jalur Tengah Selatan berawal dari Kabupaten Sukabumi sampai dengan Kabupaten Ciamis. Baru diajukan masuk ke Rancangan Perpres Percepatan Pembangunan Jabar Selatan, belum dituntas. Arahnya Barat-Timur atau Timur-Barat, tidak diarahkan ke Selatan," katanya melalui ponsel, Minggu (29/8).

Karenanya, ia mempertanyakan pernyataan Pemerintah Kabupaten Cianjur yang menyatakan akan dibangun jalur baru yang menghubungkan antara Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Cianjur bagian selatan.

Belum jelas, katanya, apakah proyek tersebut didanai APBN atau APBD Jabar. Sebab, anggaran pembangunan di kawasan tersebut untuk tahun ini masih belum dimunculkan, berkaitan dengan masih fokusnya Pemprov Jabar menggunakan anggaran untuk penanganan Covid-19.

"Karena dengan APBD Provinsi Jabar yang ada, 2021 sedang fokus pada penanganan Covid-19. Juga untuk APBD 2022, masih pada fokus yang sama," katanya.

Seperti diketahui, jalur utama yang sudah ada saat ini, yang menghubungkan antara Kabupaten Bandung dengan pantai selatan Cianjur adalah melalui jalur Rancabali-Naringgul-Cidaun. Sedangkan yang menghubungkan Bandung dengan pantai selatan Garut adalah jalur Pangalengan-Cisewu-Caringin.

Atas dasar dua jalan utama yang menghubungkan utara dan selatan inilah, katanya, direncanakan pembangunan Jalur Tengah-Selatan yang di antaranya memotong dua jalur tersebut ke arah barat dan timur.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved