Breaking News:

Empat Daerah di Jawa Barat Ini Sudah Bisa Sekolah Tatap Muka karena Sudah Memasuki Status Level 2

Empat wilayah di Jabar yang sudah memasuki level 2 yakni Kabupaten Tasikmalaya, Garut, Majalengka, dan Subang.

Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Ilustrasi: SMP Negeri 2 Majalengka jadi salah satu sekolah yang mulai melaksanakan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kabupaten Majalengka. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Ada empat wilayah kota/kabupaten di Jawa Barat yang boleh menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Hal itu disampaikan langsung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, namun dengan syarat penuh dengan kehati-hatian.

"Ada empat wilayah di Jabar yang sudah memasuki level 2, itu berarti sudah bisa melaksanakan PTM," ujarnya saat jumpa pers usai Rapat Komite Penanggulangan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah di Jawa Barat secara virtual, dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (27/8/2021).

Empat wilayah di Jabar yang sudah memasuki PPKM Level 2 yakni Kabupaten Tasikmalaya, Garut, Majalengka, dan Subang.

"Empat wilayah ini bisa mulai ujicoba pelaksanaan PTM, namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat," katanya.

Sejumlah siswa mencuci tangan dengan sabun sebelum mengikuti uji coba kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di SMPN 2 Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). Pemkot Bekasi memperbolehkan aktivitas tatap muka di sekolah kembali berlangsung dengan alasan angka penularan Covid-19 di Kota  sudah di bawah satu. Tribunnews/Jeprima
Sejumlah siswa mencuci tangan dengan sabun sebelum mengikuti uji coba kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di SMPN 2 Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). Pemkot Bekasi memperbolehkan aktivitas tatap muka di sekolah kembali berlangsung dengan alasan angka penularan Covid-19 di Kota sudah di bawah satu. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Gubernur mengusulkan ke Pemerintah Pusat agar PPKM diterapkan di tingkat kecamatan, sehingga aktivitas termasuk pendidikan dapat menyesuaikan.

Kepala Dinas Pendidikan Jabar Dedi Supandi mengatakan seluruh sekolah di Jabar sudah menyiapkan layanan sarana untuk PTM maupun layanan untuk PJJ.

Ia menegaskan ketentuan terkait PTM mengacu pada status  daerah PPKM yang dikeluarkan oleh peraturan pemerintah,  terlebih jika sudah memasuki level 2 dan 1 atau berkategori hijau dengan penerapan prokes ketat.

"Orang tua/wali murid dalam tahap ini berhak memilih anaknya apakah diizinkan PTM atau PJJ, dan jika terjadi kasus di sekolah maka pihak sekolah dapat menangani segera kepada ruang UKS dan telah berkoordinasi dengan puskesmas setempat. Maka percepatan vaksinasi pelajar segera dilakukan agar dapat membantu percepatan pembukaan PTM. Intinya kita memastikan agar seluruh anak didik mendapatkan hak belajarnya dgn aman dan sehat," ujarnya.

Baca juga: Sudah Tak Sabar Ingin Sekolah Tatap Muka, Siswa di Sekolah Ini Antusias Banget Ikuti Vaksinasi

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved