Breaking News:

Akses Jembatan Diblokir Warga Desa Gintungkerta, Buruh Perempuan PT Changsin Panjat Pagar

Warga Desa Gintungkerta, Kecamatan Klari, Karawang menutup sebuah akses jembatan penghubung Jalan PT Changshin. Akibatnya sejumlah karyawan tidak dapa

Editor: Machmud Mubarok
Tangkapan Layar Video
Buruh perempuan PT Changsin terpaksa memanjat pagar karena akses jembatan diblokir Warga Desa Gintungkerta, Kecamatan Klari, Karawang , Jumat (27/8/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNCIREBON.COM, KARAWANG - Warga Desa Gintungkerta, Kecamatan Klari, Karawang menutup sebuah akses jembatan penghubung Jalan PT Changshin. Akibatnya sejumlah karyawan tidak dapat melintas dan harus menerobos jembatan.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah buruh perempuan mencoba menerobos melalui pinggir jembatan untuk menuju pabrik. Mereka pun memanjat pagar supaya bisa tetap masuk pabrik.

Penutupan akses jalan itu dipicu, karena persoalan penerimaan tenaga kerja oleh PT Changshin yang dinilai tidak memperhatikan warga sekitar.

"Warga sekitar ini merasa dipersulit untuk masuk kerja ke PT Changshin, seharusnya ada kuota khusus yang diberikan kepada warga desa," kata salah satu pendemo Wakil Ato (50) kepada Tribun Jabar, Jumat (27/8/2021).

Ato mengungkapkan, aksi penutupan jalan merupakan aksi yang tanpa direncanakan oleh warga.

"Sekarang kan penerimaannya online. Warga sekitar banyak yang susah mengakses lamaran kerjanya," katanya.

Warga Desa Gintungkerta  mengancam akan kembali menutup jembatan penghubung PT Changshin kembali.

"Kalau tidak dipenuhi dan tidak ada solusi, kita akan tetap melakukan aksi demo dan menutup lagi," kata Wakil Ato (50).

Tuntutan warga, dikatakan Ato harus adanya kuota khusus untuk warga Desa Gintungkerta bisa kerja ke PT Changshin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved