Breaking News:

Politik

Mensos Risma Jengkel, Marah Tahu Masih Banyak Bansos Belum Disalurkan ke Warga Kabupaten Bandung

Memang di perjalanan, kata Risma, itu sering kali ada data orangnya sudah meninggal. 

Capture Kompas TV
Tri Rismaharini 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini, terlihat geram dan kesal saat menemukan masalah terkait penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Bandung.

Pada saat melakukan tinjauan, Risma bersama Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily, menegur Pemkab Bandung yang dihadiri oleh Wakil Bupati Bandung, Sahrul Gunawan dan Kepala Dinas Sosial, Nina Setiana beserta jajarannya karena adanya bantuan yang belum terdistribusikan kepada masyarakat penerimanya.

Selain itu Risma juga menegur pendamping program keluarga harapan (PKH), Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) selaku penyalur bantuan, dan pihak lainnya yang berkaitan dengan penyakuran bantuan sosial.

Hal tersebut dikarenakan Risma, Ace dan jajarannya menemukan ribuan bantuan sosial yang belum terdistribusikan kepada masyarakat penerima.

Risma meberikan target hingga Senin dan Selasa kepada Pemkab Bandung untuk menyelesaikan pendistribusian bantuan yang belum terdistribusikan.

Risma mengaku, kemarin-kemarin, pihaknya konsentrasi ke penyaluran karena uangnya cukup besar maka pihaknya berhati-hati untuk proses penyaluran sampai bulan Juli.

"Saat ini sudah agak longgar, sehingga kami bisa melakukan monitoring ke lapangan. Saya melihat banyak sekali (permasalahan) dan itu masih banyak lagi di beberapa daerah yang kondisinya memang sama karena itu kita harus memecahkan satu per satu, permasalahan tadi," ujar Risma, setelah berdialog di Gedung SLRT Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (27/8/2021).

Risma, berharap, Senin atau Selasa masalah tersebut bisa selesai, baik pembagian maupun alamat-alamat yang tidak jelas. 

"Data yang saya lihat di data kependudukan, memang alamatnya terdapat hanya kampung saja. Kenapa bank juga (bermasalah) tidak mau karena alamatnya tidak ada RT RW, hanya kampung saja," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved