Breaking News:

Warga Pamulihan Heboh Temukan Ribuan Peluru dan Mortir Saat Bersihkan Makam di Malam Jumat Kliwon

awal penemuan itu terjadi ketika warga sedang melakukan bersih - bersih makam di desa atau TPU (Tempat Pemakaman Umum) daerah setempat.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Andry Pamong Desa Pamulihan Kecamatan Cipicung Kuningan Jawa Barat
Warga Desa Pamulihan, Kecamatan Cipicung, Kuningan Jawa Barat menemukan ribuan butir peluru dan enam mortir saat membersihkan makam di TPU setempat, Kamis (26/8/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Warga Desa Pamulihan, Kecamatan Cipicung, Kuningan Jawa Barat mendadak heboh.  Pasalnya warga setempat menemukan ribuan peluru dan enam mortir berukuran botol air kemasan.

"Iya Kang, tadi warga mendadak ramai di makam. Karena ada salah seorang menemukan ribuan peluru dan enam mortir," ungkap Andry, salah seorang Pamong Desa Pamulihan saat dihubungi ponselnya, Kamis (26/8/2021).

Andry mengatakan, awal penemuan itu terjadi ketika warga sedang melakukan bersih - bersih makam di desa atau TPU (Tempat Pemakaman Umum) daerah setempat.

Baca juga: Warga Temukan Granat Diduga Masih Aktif dan Selongsong Peluru Senjata Api di Jalan Bakung Rancaekek

Baca juga: Lagi Bersih-bersih di Lahan Kosong, Cangkul yang Dipakai Aep Menyentuh Logam, Ternyata Itu Granat

Penemuan mortir dan ribuan butir peluru di TPU  Desa Pamulihan Kecamatan Cipicung Kuningan Jawa Barat.
Penemuan mortir dan ribuan butir peluru di TPU Desa Pamulihan Kecamatan Cipicung Kuningan Jawa Barat. (Andry Pamong Desa Pamulihan Kecamatan Cipicung Kuningan Jawa Barat)

 

Berbarengan dengan kegiatan tadi, warga tidak senggaja menggaruk tanah dan menggali untuk memastikan barang tersebut  dan ternyata ada ribuan peluru dan mortil tadi.

"Itu warga kami sedang bersih - bersih makam. Kegiatan itu emang budaya di kami yang biasa kalau mau malam Jum'at itu suka bersih - bersih. Nah, awal peluru itu diketahui itu sedang menggaruk tanah dengan rasa penasaran hingga melakukan penggalian. Baru belum setengah meter digali, banyak ribuan peluru dan enam mortir tadi," ujarnya.

Tidak begitu lama dari penemuan tersebut, pihaknya langsung menghubungi petugas kepolisian dan anggota Koramil kecamatan. "Tadi saat benar itu peluru dan mortil, kami langsung menghubungi pak polisi dan Pak Babinsa dari Koramil Kecamatan," katanya.

Untuk menjaga keamanan, petugas kepolisian didampingi anggota TNI dari Kecamatan Ciawigebang, akhirnya melakukan pemasangan garis polisi. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved