Temui Dua Sultan, Kapolres Cirebon Kota Pastikan Situasi Keraton Kasepuhan Kondusif
Imron mengaku telah menemui kedua pihak yang sama-sama mengklaim paling berhak menduduki takhta Keraton Kasepuhan.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan, memastikan saat ini situasi Keraton Kasepuhan kondusif.
Pihaknya menyiagakan personel untuk mengantisipasi kericuhan susulan seperti yang terjadi pada Rabu (25/8/2021) kemarin.
Imron mengaku telah menemui kedua pihak yang sama-sama mengklaim paling berhak menduduki takhta Keraton Kasepuhan.
Yakni, Sultan Sepuh XV, PRA Luqman Zulkaedin, dan Sultan Aloeda II, Raharjo Djali, untuk sama-masa menjaga kondusivitas.
"Alhamdulillah, dari Rabu sore sampai saat ini situasi (Keraton Kasepuhan) kondusif," ujar Imron Ermawan saat ditemui di Keraton Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Kamis (26/8/2021).
Baca juga: Raharjo Djali Keukeuh Ingin Duduki Jabatan Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon, Siap Perang Data
Baca juga: Ricuh Pelantikan Perangkat Sultan Aloeda II di Keraton Dibubarkan Ratu Alexandra karena Tak Berizin
Namun, ia mengakui sejumlah personel masih disiagakan meski situasi Keraton Kasepuhan relatif kondusif.
Ia mengatakan, penempatan personel tersebut untuk mengantisipasi kericuhan susulan seperti yang terjadi pada Rabu kemarin.
Bahkan, menurut dia, para petugas bakal disiagakan di Keraton Kasepuhan hingga batas waktu yang belum ditentukan.
"Sampai situasi benar-benar kondusif baru personel akan ditarik, kalau belum masih siaga," kata Imron Ermawan.
Imron menyampaikan, jumlah personel yang disiagakan hari ini tidak sebanyak kemarin saat terjadi kericuhan di Keraton Kasepuhan.
Sebab, saat ini situasi dinilai jauh lebih kondusif dibanding kemarin yang sempat memanas bahkan hingga terjadi aksi saling lempar batu.