Breaking News:

Internasional

Tak Ada Kontrasepsi Pria Ini Pakai Perekat Saat Berhubungan Badan Lalu Meninggal, Ini Kronologinya

Pria di India ini menggunakan lem perekat sebagai pengganti alat kontrasepsi sebagai pengaman saat berhubungan badan.

Editor: Mumu Mujahidin
Tribunnews
Ilustrasi - Tak Ada Kontrasepsi Pria Ini Pakai Perekat Saat Berhubungan Badan Lalu Meninggal, Ini Kronologinya 

TRIBUNCIREBON.COM - Tak ada alat kontrasepsi pria di India menggantinya dengan lem perekat.

Seorang pria di India meninggal usai berhubungan badan dengan mantan  tunangannya.

Ternyata pemicunya adalah perekat.

Pria di India ini menggunakan perekat sebagai pengganti alat kontrasepsi sebagai pengaman saat berhubungan badan.

Namun nahas,  perekat yang awalnya diharapkan bisa mencegah kehamilan akibat berhubungan badan tersebut justru merenggut nyawanya.

Dugaan sementara, kandungan dalam zat perekat inilah yang membuat nyawa pria ini tak tertolong.

Berikut kronologi selengkapnya yang dikutip Tribun dari Kompas.Com.

Seorang pria di India tewas karena menggunakan perekat sebagai pengganti kondom saat berhubungan seks.

Semua berawal ketika Salman Mirza, warga Fatehwadi, Ahmedabad, check-in di hotel bersama mantan  tunangannya pada 22 Juni.

Sesampainya di hotel, pasangan yang diketahui merupakan pecandu itu sempat mengonsumsi narkoba dan memutuskan untuk bercinta.

Baca juga: Ada Kondom Bekas Pakai, Wanita Tanpa Busana Diduga Disetubuhi oleh Sekuriti Bank Sebelum Dibunuh

Di tengah bermesraan itu, si mantan  tunangan melapisi alat kelamin Salman dengan perekat karena mereka tidak punya alat kontrasepsi.

Setelah selesai berhubungan seks, pria berusia 25 tahun itu ditemukan tidak sadar keesokan harinya oleh salah satu kenalannya.

Sempat dibawa ke rumah, kondisi Salman memburuk sehingga dia harus dilarikan ke Rumah Sakit Sipil Sola, namun tewas dalam perawatan.

"Karena mereka tidak punya pelindung, mereka memakai perekat untuk mencegah kehamilan," ungkap sumber kepolisian dikutip Times of India.

Diwartakan India.com Rabu (25/8/2021), rupanya zat perekat tersebut memasuki organ Salman, sehingga dia meninggal karena kerusakan organ dalam.

Kasus kematian tidak wajar dibuat setelah kerabat Salman, Sayrabanu Mirza, melayangkan laporan ke polisi setempat.

Diketahui Salman merupakan tulang punggung bagi keluarganya, yang berisi orangtuanya yang sudah lanjut serta dua saudaranya.

Baca juga: Satu Keresek Kondom Diamankan dalam Razia Kos-kosan di Ciamis, 12 Pasangan Bukan Muhrim Terjaring

Berita lain terkait Kasus Tewasnya Pria India Usai Berhubungan Badan

Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved