Breaking News:

Level PPKM Turun, Gubernur Jabar Ridwan Kamil Imbau Masyarakat Tetap Disiplin Protokol Kesehatan 5M

Ridwan Kamil mengimbau masyarakat tidak euforia atas turunnya PPKM Level 4 menjadi Level 3 dan tingkat BOR. Warga diimbau tetap disiplin prokes 5M

Penulis: Mutiara Suci Erlanti | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Biro Adpim Jabar
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung 

TRIBUNCIREBON.COM- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau masyarakat tidak euforia atas turunnya PPKM Level 4 menjadi Level 3 dan tingkat keterisian kamar rumah sakit (BOR).

Diketahui di Jabar sudah tidak ada lagi kab/kota zona merah dan BOR sudah di angka 22 persen jauh di bawah batas aman yang ditentukan WHO di angka 60 persen.

Menurut Ridwan Kamil, masyarakat harus semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M dan mematuhi aturan yang dikeluarkan pemerintah daerah.

"BOR Jabar sekarang sudah di titik terendah yaitu 22 persen, kita juga sudah berada di level 3 PPKM, dan paling banyak daerahnya yang sudah masuk ke level 2, “ ujar Ridwan Kamil di Bandung, Kamis (26/8/2021).

Masyarakat memperkuat protokol kesehatan 5M, sisi lain Pemda Provinsi Jawa Barat bersama pemkab/pemkot terus memperkuat 3T (tes- telusur- tindak lanjut).

Ditambah upaya keras mencapai kekebalan komunal dengan vaksinasi yang ditargetkan selesai Desember 2021.

"Selain 3T tadi kami juga terus meningkatkan jumlah vaksinasi. Dengan jumlah vaksin yang masih terbatas, kita sudah mampu melakukan penyuntikan vaksin hingga 200 ribu per hari, dan ini akan kita tingkatkan terus,”kata Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil memastikan bahwa relaksasi ekonomi dan aktivitas masyarakat dilakukan bertahap dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Yang tadinya hanya 25 persen kita tambah menjadi 50 persen misalnya, tetapi tetap prokes dan masyarakat diminta untuk menggunakan aplikasi peduli lindungi jika mengunjungi tempat perbelanjaan atau pusat keramaian" ucapnya.

Terkait dengan pelaksanaan sekolah tatap muka, Ridwan Kamil menegaskan hal itu bisa dilaksanakan dengan syarat utama para guru dan siswa sudah divaksin. 

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved