Breaking News:

Vaksinasi Covid-19 di Kuningan Masuk 5 Besar Terbaik di Jabar, Ketua Satgas Covid-19 Ungkap Begini

Kabar menggembirakan lainya, kata Indra adalah vaksinasi di Kuningan ini capaiannya termasuk dalam akselerasi 7 hari terakhir, masuk 5 besar tertinggi

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Plt Kepala BPBD Kuningan Indra Bayu 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kasus Covid-19 di Kabupaten Kuningan semenjak beralih dari PPKM Level 4 ke Level 3  beberapa minggu lalu cenderung terus menurun sesuai harapan.

"Misalnya kasus aktif yang mengalami penurunan jauh dibandingkan bulan sebelumnya termasuk angka kasus meninggal. Per hari ini ada 199 orang yang sedang melakukan karantina baik isoman, pasien di rumah sakit memang masih tapi penurunan sangat signifikan dan berpengaruh ke BOR dan pastinya angka kematian juga kemungkinan bakal menurun," ungkap Kepala BPBD Kuningan Indra Bayu Permana saat ditemui di ruang kerjanya, di Jalan Sudirman, Selasa (24/8/2021).

Menurut Indra, yang paling penting adalah sarana prasarana seperti oksigen terus terpenuhi dan sesuai hasil Imendagri (instruksi Mentei Dalam Negeri) yang dikeluarkan bahwa Kuningan masih bertahan di level 3.

"Mudah-mudahan minggu depan kita bisa turun ke level 2 sehingga ada beberapa kegiatan masyarakat yang belum dilonggarkan bisa dilonggarkan," katanya.

Baca juga: Santri Ponpes Babakan Ciwaringin Cirebon Antusias Ikuti Vaksinasi Massal Polda Jabar

Baca juga: Kejar Herd Immunity, Polada Jabar Targetkan Lakukan Vaksinasi Sebanyak 400 Ribu Orang Sehari

Kabar menggembirakan lainya, kata Indra adalah vaksinasi di Kuningan ini capaiannya termasuk dalam akselerasi 7 hari terakhir, masuk 5 besar tertinggi di Jabar.

"Harapannya, mudah-mudahan target vaksinasi untuk masyarakat Kuningan bisa segera dengan program vaksinasi grebek desa dan lainnya," katanya.

Diberitakan sebelumnya, memasuki akhir Bulan Agustus 2021,  tingkat kesadaran masyarakat dalam mengikuti vaksinasi cukup tinggi. "Hingga sekarang total kuota vaksin sudah mencapai 25 persen warga mendapat vaksinasi yang setiap hari kita laksanakan di sejumlah daerah," ungkap Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kuningan, Denny Mustafa saat dihubungi ponselnya, Selasa (24/8/2021).

Denny mengungkap untuk kuota vaksin tersedia hingga saat ini ada sebanyak 1.700 vial. "Iya, jumlah vaksin tersisa hingga sekarang ada 1700 vial dari penerimaan vaksinasi tiga jenis tersebut," ujarnya.

Dalam penanganan Covid19 di Kuningan, Denny mengklaim bahwa jumlah pasien positif Covid19 di masing - masing rumah sakit nyaris tidak ada alias nihil. "Untuk pasien di rumah sakit tidak ada dan semua BOR (Bed Occupancy Ratio) pada kosong. Begitu juga untuk lokasi karantina terpadu di BKPSDM itu jumlah tinggal 2 orang," katanya.

Mengingat angka kasus kematian Covid19 di Kuningan, kata Denny mengklaim bahwa pada kemarin (Senin, 23/8/2021) tidak ada warga meninggal akibat Covid19. "Ya kemarin kita tidak mendapat laporan warga meninggal akibat Covid19. Kemudian untuk sekarang kita lagi lakukan pendataan yang biasa untuk di informasikan," ujarnya.

Kemudian, kata Denny mengaku bahwa pelayanan kesehatan di lingkungan masyarakat dari beberapa waktu lalu tidak mengalami penutupan. "Iya, untuk Puskesmas kita berjalan lancar dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," katanya.

Selain rutin melaksanakan vaksinasi melalui program gregebeg desa, Denny mengaku tengah menyiapkan agenda akbar vaksinasi, yakni Gebyar Vaksin Kemerdekaan. "Untuk pelaksanaan vaksinasi Gebyar Kemerdekaan itu akan dilangsungkan serentak di Indonesia padq tanggal 27 Agustus 2021," ungkapnya. (*) 

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved