Breaking News:

Ibu Gugat Anak di Majalengka

Sidang Lanjutan Ibu Gugat Anak di Majalengka Sudah Jalan 5 Bulan, Kini Hadirkan 2 Saksi Penggugat

di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Kopsah dan hakim anggota Ria Agustien dan Ridho Akbar, saksi Swanywati mengungkapkan, bahwa sepupunya Sri Mulya

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCIrebon.com/Eki Yulianto
Para saksi penggugat terkait ibu gugat anak di Majalengka hadir di Pengadilan Negeri Majalengka, Senin (23/8/2021). 

Jasa mengaku, mulai bekerja sebagai tukang foto di Toko Foto Abok sejak tahun 1971, mulai diajari oleh Eko keponakan Andi Kurnaedi, dan dia kenal dengan keluarga Abok karena orang tuanya penjual sayur yang sering datang ke sana.

Kuasa Hukum Penggugat, M Asep Rahman mengatakan, sedianya akan menghadirkan tiga orang saksi, dua berasal dari Semarang, yang satu di antaranya mengetahui kronologi tergugat.

Namun, kini telah meninggal serta satu saksi ahli.

Hanya saksi ahli harus didatangkan dari Bandung karena di Majalengka tidak ada yang berkompeten.

“Sekarang tinggal menunggu putusan Hakim, apapun keputusannya. Kalau secara hukum hubungan ibu dan anak ditentukan oleh adanya akta kelahiran,” ucap Asep.

Kuasa Hukum Ika Wartika, Cahyadi pada saat per sidangan ketika ditanya majelis Hakim apakah akan menghadirkan saksi atau tidak, Cahyadi menyebut tidak akan menghadirkan.

Dia menyebut bukti-bukti hukum yang telah disampaikannya kepada Majelis Hakim dianggap lengkap.

Di tempat terpisah Cahyadi mengatakan, semua bukti tentang keabsahan Ika Wartika sebagai anak kandung dari Sri Mulyani dan Andi Kurnaedi ada dan kuat.

Baik akta kelahiran yang diterbitkan oleh Catatan Sipil juga dari Surat dari Kejaksaan Tinggi menyangkut Ika dan orang tuanya dan sejumlah data dan fakta hukum lainnya.

Serta didukung oleh sejumlah foto Ika ketika bayi dan balita hingga Ika dewasa bersama Sri yang kini ingin melepas status sebagai anaknya.

Selain itu, ada bukti yang tercatat di Kementerian Hukum dan HAM bahwa Sri Mulyani telah membuat akta waris di sebuah notaris yang sebagian warisnya dengan jelas disebutkan untuk anaknya Ika Wartika.

Demikian juga akta waris yang dibuat oleh Andi Kurnaedi, akta warisnya diberikan kepada anaknya Ika Wartika. 

“Akta waris tersebut dibuat oleh Ibu Sri Mulyani para tahun 1999, akta yang dibuat oleh Bu Sri lebih dulu dengan Nomor 19, dan akta waris yang dibuat oleh suaminya bernomor 20 di tahun yang sama. jadi saat itu keduanya datang ke Notaris kemudian membuat akta waris, Bu Sri lebih dulu kemudian suaminya,” jelas Cahyadi.

Sehingga, menurutnya jika melihat bukti-bukti yang pihaknya sampaikan kepada hakim sangatlah kuat, bahwa Ika adalah anak dari Sri Mulyani dan Andi Kurnaedi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved