Breaking News:

Jika Permohonan Mundur dari DPRD Kuningan Tak Dikabulkan, Deki Zaenal Akan Gugat Ketua DPC Gerindra

Dadan yang juga konsultan hukum di Kuningan ini mengemuka, ada waktunya nanti dalam mempersoalkan Ketua Partai Gerindra, ketika tidak mengabulkan perm

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Ahmad Ripai/Tribuncirebon.com
Deki Zaenal Muttaqin Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kuningan yang memilih mengundurkan diri 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Pernyataannya Deki Zaenal Muttaqin mundur dari jabatannya sebagai anggota DPRD Kabupaten Kuningan haruslah dihargai sebagai hak politiknya. 

“Berbagai pandangan dari sebagian orang bahwa Deki sedang bermain sandiwara atau sedang mencari sensasi dan popularitas adalah hal yang wajar dan harus dihargai sebagai hak nya untuk berpendapat,” ungkap Dadan yang juga kakak kandung Deki Zaenal Mutaqin dalam keterangnnya, Senin (23/8/2021). 
Menurutnya, apapun niat dan rencana Deki jelas ada konsekwensi dan risikonya karena pernyataannya sebagai wakil rakyat di parlemen harus dapat dipertanggungjawabkan.

“Namun saat ini saya tidak untuk membahas dulu persoalan mundur atau dipertahankannya Deki di parlemen, bagi saya lebih senang kalau Deki mundur,” katanya.

Dadan yang juga konsultan hukum di Kuningan ini mengemuka, ada waktunya nanti dalam mempersoalkan Ketua Partai Gerindra, ketika tidak mengabulkan permohonan Deki.

“Karena secara regulasi dan etika apabila ada wakil rakyat di DPRD sudah tidak sanggup lagi mengemban amanah rakyat menjalankan Tupoksinya sebagai anggota DPRD maka ia harus mundur, sehingga saya memandang tidak ada alasan bagi ketua Partai Grindra untuk tidak mengabulkan permohonan Deki,” ujarnya.

Hal ini, kata Dadan akan dibahas nanti karena ini pasti akan panjang dan yang terpenting saat ini adalah mengajak unutk mendalami dulu penyebab mundurnya Deki dari Parlemen.

“Sangat jelas tertuang dalam surat pernyataan pengunduran diri bahwa Deki mundur dari keanggotaan DPRD Kabupaten Kuningan karena ia sudah tidak sanggup lagi mengemban amanah rakyat menjalankan Tupoksinya sebagai anggota DPRD Kabupaten Kuningan dikarenakan sistem, regulasi dan kewenangan yang di luar kekuasaannya.

Kalau saya tafsirkan dari pernyataan Deki tersebut berarti ada sistem, regulasi dan wewenang yang mengakibatkan Tupoksinya sebagai anggota DPRD Kabupaten Kuningan tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya sehingga amanah rakyat ( hak- hak rakyat untuk sejahtera ) tidak dapat terwujud. Inilah persoalan yang jauh lebih penting yang harus kita ungkap ?” ujarnya.

Saudara Deki sebagai pejabat publik harus bisa mempertanggung jawabkan pernyataannya karena hal ini sudah disampaikan ke Publik. Ia harus berani menyampaikan sistemnya sistem yang mana, regulasinya regulasi yang seperti apa, dan wewenangnya wewenang siapa yang telah membuat Tupoksi dirinya sebagai anggota DPRD Kabupaten Kuningan tidak berjalan.

“Ini sangat penting bagi masyarakat Kuningan, untuk perubahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kuningan, saya minta ia ( Deki Zaenal Mutaqin ) harus berani mengungkapkan hal itu sebagai bentuk menjalankan amanah rakyat, kalau tidak berarti ia telah berkhianat dan layak untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai seorang anggota DPRD Kabupaten Kuningan.

Mohon maaf, dalam persoalan ini saya harus profesional. Karena ini menyangkut kepentingan masyarakat.
Insya Allah dalam waktu dekat saya akan berkirim surat ke DPRD Kabupaten Kuningan untuk minta penjelasan dan akan di tembusankan kebeberapa instansi atau dinas terkait, baik swasta ataupun pemerintah agar dapat diketahui dan sama sama ikut menggali persoalan yang sedang terjadi saat ini,” ungkpanya. 

Adanya dugaan dari beberapa aktivis bahwa telah terjadi konspirasi antara lembaga legislatif dengan lembaga eksekutif di Kabupaten Kuningan dalam pengelolaan keuangan negara, semoga dapat terungkap dengan adanya peristiwa ini. 
“Yaitu didapatkan nya bukti-bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum sehingga tidak hanya sebatas praduga-praduga yang khawatir menjadi fitnah,” ujarnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved