Breaking News:

Kisrh Keraton Kasepuhan Cirebon

Elang Tommy: Silakan Raharjo dan Luqman Buktikan Dirinya Keturunan Sunan Gunung Jati

Terutama jika Raharjo dan Luqman merasa keberatan atas pernyataan yang disampaikan keluarga besar Kesultanan Cirebon.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Perwakilan keluarga besar Kasultanan Cirebon, Elang Tommy Iplaludin Dendabrata. 

Laporan Wartawan Tribun Cirebon, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Keluarga besar Kesultanan Cirebon menolak Luqman Zulkaedin maupun Raharjo Djali sebagai Sultan Keraton Kasepuhan.

Pasalnya, keduanya bukan trah atau keturunan Sunan Gunung Jati sehingga tidak berhak menduduki posisi tersebut.

Perwakilan keluarga besar Kasultanan Cirebon, Elang Tommy Iplaludin Dendabrata, mempersilakan mereka membuktikan diri sebagai keturunan salah satu Wali Sanga tersebut.

Terutama jika Raharjo dan Luqman merasa keberatan atas pernyataan yang disampaikan keluarga besar Kesultanan Cirebon.

"Silakan buktikan kalau memang ada garis keturunannya sampai ke Kanjeng Sunan Gunung Jati," kata Elang Tommy Iplaludin Dendabrata saat ditemui di Keraton Kanoman, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Senin (23/8/2021).

Baca juga: Keluarga Besar Kesultanan Cirebon: Jumenangan Raharjo Djali Perkeruh Situasi di Keraton Kasepuhan

Baca juga: Terungkap Keluarga Besar Kesultanan Cirebon Menolak Luqman dan Raharjo Jadi Sultan Keraton Kasepuhan

Baca juga: Keluarga Besar Kesultanan Cirebon Tak Akui Luqman Maupun Raharjo sebagai Sultan Keraton Kasepuhan

Jika Luqman dan Raharjo mempunyai data, maka pihaknya juga memiliki seluruh data yang dibutuhkan untuk membuktikan sebagai trah Sunan Gunung Jati.

Ia mengatakan, Raharjo yang menyatakan garis keturunannya terhubung dengan Sultan Sepuh XI, Tadjoel Arifin Djamaluddin Aluda Mohammad Samsudin Radjaningrat, pun tinggal dibuktikan kebenarannya.

"Sultan Aluda ini nasabnya sampai ke Sunan Gunung Jati atau tidak, tinggal dibuktikan saja, kami siap," ujar Elang Tommy Iplaludin Dendabrata.

Sementara anggota keluarga Kesultanan Cirebon dari Keraton Kanoman, Ratu Mawar, memastikan, sangat terbuka seandainya Raharjo ingin membedah silsilahnya.

Menurut dia, bedah silsilah itu bertujuan agar masyarakat mengetahuinya secara jelas apakah nasabnya sampai ke Sunan Gunung Jati atau tidak.

Bahkan, pihaknya menilai catatan sejarah peteng Cirebon pun sudah waktunya diungkap sehingga masyarakat mengetahuinya secara utuh.

"Penolakan terhadap Luqman dan Raharjo merupakan upaya mengembalikan takhta Keraton Kasepuhan kepada keturunan Sunan Gunung Jati," kata Ratu Mawar

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved