Breaking News:

Amblesnya Tanah Tanggul Sungai Cimanuk Indramayu Makin Mengkhawatirkan, Dua Rumah Warga Hancur

Fenomena amblesnya tanah pada tanggul Sungai Cimanuk di Blok Renggas Payung, Desa/Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu semakin mengkhawatirkan

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Kondisi terkini di lokasi amblesnya tanah tanggul Sungai Cimanuk di Blok Renggas Payung, Desa/Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Minggu (22/8/2021). 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
 
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Fenomena amblesnya tanah pada tanggul Sungai Cimanuk di Blok Renggas Payung, Desa/Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu semakin mengkhawatirkan.
 
Di lokasi itu, tanah sudah turun sampai kedalaman 4 meter dan sampai saat ini masih terus turun.
 
Menurut keterangan warga setempat, Abdul Mu'in (55) mengatakan, semakin parahnya fenomena tanah ambles ini sudah terjadi sejak lebaran kemarin. Setiap harinya, tanah di sana turun sedalam 10 centimeter.
"Kalau turun itu, bangunan saya suka ada suara kretek-kretek dari tembok rumah," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (22/8/2021).
 
Kondisi terkini di lokasi amblesnya tanah tanggul Sungai Cimanuk di Blok Renggas Payung, Desa/Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Minggu (22/8/2021).
Kondisi terkini di lokasi amblesnya tanah tanggul Sungai Cimanuk di Blok Renggas Payung, Desa/Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Minggu (22/8/2021). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)
Pantauan Tribuncirebon.com di lokasi, amblesnya tanah ini turut merusak saluran air limbah masyarakat.
 
Hal ini yang menyebabkan terdapatnya kubangan hijau di lokasi tanah yang ambles.
 
Di sana juga terdapat sisa-sisa puing bangunan rumah warga yang hancur. 
 
Sampai saat ini, sudah ada dua rumah yang hancur, khususnya pada bagian dapur.
 
"Kalau rumah saya bagian dapurnya hancur, rumah sebelah punya adik saya juga sama hancur dapurnya," ujarnya.
 
Disampaikan Abdul Mu'in, untuk melindungi warga, pemerintah daerah membuat tanggul darurat dari karung pasir di sisi rumah warga.
 
Tanggul darurat tersebut guna menahan agar amblesnya tanah tanggul tidak sampai merobohkan rumah-rumah warga.
 
"Di sini juga dipasang garis polisi, dipasang sama kontraktor agar tidak ada yang mendekat," ujar dia.
 
Warga berharap, pemerintah bisa mengatasi fenomena amblesnya tanah di tanggul Sungai Cimanuk tersebut.
 
Mereka khawatir, mengingat sebentar lagi akan memasuki musim penghujan.
 
"Pengennya ada solusi bagaimana agar warga aman," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved