Breaking News:

Dua Desa di Majalengka Masuk Nominasi ADWI 2021, Bersaing dengan 298 Desa di Indonesia

Dua desa itu akan bersaing dengan 298 desa lainnya untuk melaju ke tahapan selanjutnya, hingga akhirnya keluar nama juara.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Suasana Objek Wisata Curug Cipeuteuy di Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka pada masa libur lebaran, Jumat (14/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Dua desa dari dua kecamatan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sukses masuk 300 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Desa Nunuk Baru, Kecamatan Maja dan Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi sukses bersaing dengan ribuan desa se-Indonesia untuk masuk ke 300 besar ADWI 2021.

Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Majalengka, Adhi Setya Putra mengatakan, dari Kabupaten Majalengka sendiri, ada 14 desa yang mengikuti ajang tersebut.

Namun, setelah melalui sejumlah tahapan, ada empat desa yang dinyatakan lolos hasil dari kurasi tingkat Provinsi.

“Ada 14 desa yang mendaftar. Dikurasi oleh provinsi, ada empat desa yakni Bantaragung, Sidamukti (Kecamatan Majalengka), Nunuk dan Jatisura (Kecamatan Jatiwangi). ADWI ini program dari Kemenpar Ekraf. Agar potensi wisata di desa lebih terkelola dan memberikan dampak kepada masyarakatnya,” ujar Adhi saat dikonfirmasi, Jumat (20/8/2021).

Baca juga: Objek Wisata di Majalengka Belum Buka Padahal Mal Sudah, Ini Penjelasan Disparbud

Baca juga: Potensi Wisata Sejarah Kemerdekaan Indonesia, Goa Jepang di Majalengka Kini Memprihatinkan

Dari empat desa itu setelah kembali mendapat kurasi, jelas dia, dua desa yakni Desa Bantaragung dan Nunuk Baru kembali lolos ke tahapan selanjutnya.

Dua desa itu akan bersaing dengan 298 desa lainnya untuk melaju ke tahapan selanjutnya, hingga akhirnya keluar nama juara.

“Yang meloloskan Kemenpar Ekraf. Yang dinilai adalah administrasi, potensi wisata, link-link yang disebarluaskan oleh orang luar Majalengka. Bantaragung dan Nunuk Baru masuk ke 300 besar,” ucapnya.

Dijelaskannya, dua desa itu masing-masing memiliki daya tarik yang berbeda.

Bantaragung, memiliki daya tarik dari segi alamnya.

Di desa itu terdapat beberapa titik wisata alam yang sudah mulai ramai dikunjungi banyak orang.

“Nunuk Baru memiliki potensi lokalitasnya. Wisata berbasis budaya. Kalau Bantaragung berbasis alam. Selanjutnya kurasi 50 besar. Ya target sekarang mah, kita masuk lah (50 besar). Kita me-review, apa yang perlu dibenahi dari dua desa itu,” jelas dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved