Breaking News:

Dinkes Indramayu Ancam Sanksi Tegas Bagi Faskes yang Bandel, Tarif Tes PCR Rp 495 Ribu Mulai Berlaku

Sanksi tegas akan langsung diterapkan bilamana masih ada fasilitas kesehatan yang membandel dengan menaikan harga tes PCR.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Rabu (21/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Tindakan tegas bakal diambil Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu kepada fasilitas kesehatan yang diketahui menerapkan tarif melebihi batas tertinggi tes PCR.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinkes Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Jumat (20/8/2021).

Deden Bonni Koswara mengatakan, tindakan tegas itu mulai dari teguran lisan dan tertulis hingga sejumlah sanksi lainnya, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Sanksi ini bisa berupa perizinan, kemudian surat menyurat. Jadi apabila dia memerlukan surat menyurat atau keperluan surat dari kami, Dinkes tidak akan keluarkan," ujar dia.

Baca juga: Harga Tes PCR di Indramayu Sudah Turun, Tak Boleh Lebih Dari Rp 495 Ribu, Dinkes Mulai Sosialisasi

Disampaikan Deden Bonni Koswara, saat ini pihaknya masih melakukan sosialisasi soal penyesuaian tarif ini ke seluruh fasilitas kesehatan di wilayah tersebut.

Sanksi tersebut pun akan langsung ia terapkan bilamana setelah sosialisasi ini, masih ada fasilitas kesehatan yang membandel.

Sebagaimana diketahui penyesuaian harga tes PCR ini sudah diatur dalam surat edaran (SE) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Nomor HK.02.02/I/2845/2021.

Seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Indramayu, kini tidak boleh menerapkan harga tes PCR melebihi batas tertinggi yang sudah diatur, yakni sebesar Rp 495 ribu.

"Kalau misal ternyata masih ada yang bandel setelah sosialisasi, kita akan langsung berikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku," ujar dia.

Jangan Lebih dari Rp 495 Ribu

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu sudah mulai mensosialisasikan penyesuaian harga tes PCR ke sejumlah fasilitas kesehatan.

Penyesuaian harga tes PCR ini diatur dalam surat edaran (SE) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Nomor HK.02.02/I/2845/2021.

Seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Indramayu, kini tidak boleh menerapkan tarif tes PCR melebihi batas tertinggi yang sudah diatur, yakni sebesar Rp 495 ribu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved