Breaking News:

Virus Corona Mewabah

Kasus Covid-19 di Kota Bandung Menurun, Wakil Wali Kota Ucapkan Terima Kasih untuk Tenaga Kesehatan

Bagi tenaga kesehatan yang wafat karena Covid, Yana berharap Allah membukakan pintu surga seluas-luasnya.

(EPA via AlJazeera)
Staf kesehatan membawa seorang pasien ke dalam rumah sakit Jinyintan, China. Hingga Jumat (24/1/2020) siang waktu setempat, 26 orang di China meninggal akibat virus corona. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, sangat berterima kasih pada tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan dalam peperangan melawan Covid-19.

Di Kota Bandung ada 31 rumah sakit rujukan Covid-19  ditambah 80 UPT puskesmas, dan 114 klinik utama juga 200 lebih klinik pertama yang siaga menangani setiap kasus.

Bagi tenaga kesehatan yang wafat karena Covid, Yana berharap Allah membukakan pintu surga seluas-luasnya.

Perang melawan Covid, katanya, sangatlah menguras energi.

Apalagi, ketika pandemi masuk gelombang dua dan kasus pun meningkat tajam.

"Alhamdulillah atas uluran tangan semuanya pandemi bisa cepat tertangani dengan baik hingga kondisi di Bandung membaik. Tapi, tetap jangan lengah sebab tak ada ahli epidemiologi yang mampu memastikan bahwa pandemi kapan akan selesai," ujar Yana, Kamis (19/8/2021).

Yana menambahkan, penanganan cepat menjadi kunci Kota Bandung dalam menangani kasus Covid ketika didapatkan ada yang terkonfirmasi.

Bahkan, ketika Kota Bandung alami kolaps lantaran BOR dalam kondisi tinggi.

"Kami sekarang sedang berusaha memulihkan lagi perekonomian yang sempat terseok-seok, melalui dibukanya lagi pusat-pusat perbelanjaan secara bertahap. Kami juga targetkan vaksinasi kepada 1,9 juta jiwa dan sudah ada 50 persen dosis pertama dan 30 persen dosis dua," ujarnya.

Yana pun berharap pada September 2021 target vaksinasi sudah 70 persen sehingga terbentuklah herd immunity secepatnya di Kota Bandung.

Berdasarkan data dari Pusat Covid Kota Bandung, per Rabu (18/8/2021) sebanyak 2.489 orang dinyatakan sembuh dengan penurunan kasus sebanyak 2.382 orang.

Saat ini, jumlah pasien aktif ada 1.631 orang dan total kasus terkonfirmasi sebanyak 40.421 orang.

Adapun wilayah yang masih tinggi penyebarannya di Kota Bandung, ialah Kecamatan Coblong 109 orang, Kecamatan Kiaracondong 92 orang, Kecamatan Rancasari 88 orang, Kecamatan Cibeunying Kidul 86 orang, dan Kecamatan Antapani 85 orang. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved