Breaking News:

Kolesterol

Kadar Kolesterol Tinggi Bisa Turun dengan Mudah Kalau Rutin Minum Royal Jelly

Royal jelly ini sejak lama dipercaya sebagai suplemen untuk membantu berbagai kondisi kesehatan.

Editor: Machmud Mubarok
(shutterstock)
Ilustrasi royal jelly 

Royal jelly dijual sebagai suplemen dan obat untuk berbagai penyakit.

Namun, Malina Malkani, seorang ahli gizi mengatakan masih dibutuhkan peneitian untuk memastikan royal jelly memiliki manfaat lebih baik untuk kesehatan.

Sollid juga sepakat dengan Malkani, bahwa bukti klinis mengenai manfaat royal jelly ini masih kurang.

Namun, berdasarkan penelitian yang tersedia, berikut ini adalah manfaat dari royal jelly:

1. Dapat meringankan gejala menopause

"Penelitian paling menarik tentang royal jelly menunjukkan bahwa, ketika dikonsumsi secara oral, ini dapat membantu memperbaiki beberapa gejala yang terkait dengan menopause dan meningkatkan perasaan bahagia pada wanita menopause," kata Malkani.

Perubahan hormonal selama menopause menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan, seperti hot flashes, nyeri, gangguan memori, depresi, dan kecemasan.

Dalam satu penelitian, yang diterbitkan dalam Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, para peneliti mengikuti 42 wanita pascamenopause Jepang yang sehat selama 12 minggu.

Lalu, mereka yang mengonsumsi (secara oral) 800 miligram bubuk royal jelly ternyata dapat mengurangi nyeri punggung dan kecemasan tanpa efek samping yang tidak diinginkan.

Penelitian lainnya, yang diterbitkan dalam Gynecological Endocrinology, menemukan bahwa 36 wanita pascamenopause yang mengonsumsi 150 miligram royal jelly setiap hari selama tiga bulan ternyata dapat memperbaiki kadar kolesterol mereka.

2. Menurunkan kadar kolesterol

Beberapa penelitian menemukan bahwa suplemen royal jelly dapat mengurangi kadar kolesterol, bahkan pada orang yang tidak dalam masa menopause.

Menurut PLOS ONE, beberapa ahli percaya ini dikarenakan protein khusus yang terkandung di dalam royal jelly.

Sebuah studi sederhana selama sebulan yang diterbitkan dalam Pharmaceutical Biology mengamati 40 orang dengan tekanan darah tinggi ringan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved