Breaking News:

Jokowi Minta Harga Tes PCR Diturunkan, Direktur RSUD Majalengka Sebut Belum Bisa, Ini Alasannya

Menanggapi permintaan Jokowi soal harga tes PCR Direktur RSUD Majalengka, dr Erni Harleni menyebut hal itu belum bisa dilakukan.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Tribun Cirebon/Eki Yulianto
RSUD Majalengka: Jokowi Minta Harga Tes PCR Diturunkan, Direktur RSUD Majalengka Sebut Belum Bisa, Ini Alasannya 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Presiden Jokowi meminta harga PCR diturunkan menjadi Rp 450-550 ribu.

Saat ini, harga swab di Rumah Sakit (RS) maupun laboratorium harganya mulai Rp 600 ribu hingga Rp 1 juta.

Menanggapi permintaan Jokowi, Direktur RSUD Majalengka, dr Erni Harleni menyebut hal itu belum bisa dilakukan.

Pasalnya, saat ini harga Reagen dianggap masih tinggi.

Reagen sendiri adalah ekstraksi yang digunakan dalam pengecekan spesimen.

Reagen berisi sejumlah senyawa kimia untuk mendeteksi SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19.

"Belum bisa, harga Reagen-nya masih tinggi," ujar Erni saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (16/8/2021).

Jika ingin harga PCR diturunkan, Erni berharap biaya Reagen bisa bebas pajak.

Selain itu, alat kesehatan dan obat-obatan juga sama.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved