Breaking News:

Banyak Napi Bermasalah Dengan NIK KTP, Ratusan Napi Lapas Kuningan Tetap Disuntik Vaksin Covid-19

Sebelumnya NIK warga binaan di Lapas Kelas IIA Cijoho Kuningan ini tidak muncul saat verifikasi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Ilustrasi: Petugas Lapas melakukan sosialisasi soal viriu Corona hingga menyediakan WA untuk warga binaan. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Meski terkendala dengan persyaratan administrasi nomor induk kependudukan (NIK) kartu tanda penduduk (KTP) ratusan napi Lapas Kelas IIA Cijoho Kuningan tetap mendapat vaksin Covid-19.

Sebelumnya NIK warga binaan ini tidak muncul saat verifikasi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Namun hal itu tidak menggugurkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cijoho Kuningan.

Demikian hal itu dikatakan Kepala Lapas Kelas IIA Cijoho Kuningan, Jawa Barat, Gumilar Budirahayu saat ditemui disela kegiatan vaksinasi, Sabtu (14/8/2021).

Gumilar mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi ini melibatkan seluruh warga binaan Lapas Kelas IIA Kuningan.

Rapid test di Lapas kelas IIA Kuningan.
Rapid test di Lapas kelas IIA Kuningan. (TribunCirebon.com/Ahmad Ripai)

"Iya semua warga binaan, kami layani dan berikan kuota dosis dalam vaksinasi tersebut," ungkap Gumilar.

Diketahui sebelumnya, kata Gumilar mengaku bahwa dalam verifikasi pendataan masing - masing warga binaan, memang ada yang mengalami kendala alias tidak muncul.

Namun hal itu tidak menjadi kendala dalam memberikan pelayanan vaksinasi terhadap mereka.

"Nah, alasan pemberian vaksinasi ini jelas berdasarkan ketentuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memutuskan warga yang belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) tetap bisa divaksinasi.

Hal tersebut tertuang dalam Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengeluarkan Surat Edaran nomor HK.02.02/III/15242/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi Masyarakat Rentan dan Masyarakat Lainnya yang Belum Memiliki Nomor Induk Kependudukan," ungkapnya.

Untuk sekarang, kata dia mengklaim bahwa jumlah warga binaan ada sebanyak 403 orang dan sebanyak 95 orang atau warga binaan lainnya, belum mendapat kuota tersebut.

"Pemberian vaksinasi terhadap warga binaan sebanyak 95 orang itu memiliki alasan kuat. Seperti diantaranya mereka baru saja selesai isolasi mandiri dari terkonfirmasi Covid-19 dan juga ada dari masalah kesehatan saat melakukan screening medis," katanya.

Gumilar menambahkan untuk pelaksanaan vaksinasi sekarang itu merupakan dosis kedua yang dilaksanakan sesuai protokol kesehatan.

"Ya ini vaksinasi tahap dua dan dilaksanakan di dua tempat. Satu di lapang depan dan satunya di blok atas," katanya. (*)

Baca juga: Pengakuan Eks Napi Teroris Kasus Ricuh Mako Brimob Saat Bebas dari Lapas Cijoho Kuningan

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved