Breaking News:

Virus Corona

Apakah Aman Gunakan Bantuan Oksigen Saat Isolasi Mandiri di Rumah? Ini Penjelasan Dokter

Sebagian pasien pun menggunakan oksigen di rumah saat melakukan isolasi mandiri. Tapi amankah?

Editor: Mutiara Suci Erlanti
(Freepik)
ilustrasi - Pasien Covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumah 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - Tingkatan gejala orang yang terpapar Covid-19 beragam. Ada yang tanpa gejala, ringan, sedang, hingga gejala berat. 

Saat seseorang terkena virus corona dan bergejala berat, biasanya mengalami gejala Covid-19 berupa sesak napas. 

Pada saat normal, tingkat saturasi oksigen atau tingkat oksigen dalam darah berada antara 95-100 persen.

Saturasi ini bisa diukur dengan alat bernama pulse oximetry (oximeter nadi).

Namun ketika virus Covid-19 telah menginfeksi organ seperti paru-paru, maka saturasi oksigen dapat terganggu.

Bahkan kadar oksigen dalam darah bisa menurun hingga di bawah normal, sehingganya pasien membutuhkan bantuan terapi oksigen.

Fenomena penuhnya rumah sakit membuat beberapa pasien terpaksa melakukan isolasi mandiri selama di rumah.

Sebagian pasien pun menggunakan oksigen di rumah saat melakukan isolasi mandiri. 

Tapi amankah penggunaan oksigen saat isolasi mandiri di rumah?

Anak Thailand Pakai Oksigen
Anak Thailand Pakai Oksigen (Facebook/Poppinew)

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved