Breaking News:

HUT ke 76 RI

Peringati HUT ke-76 RI, Pemkab Cirebon Hapuskan Denda Pajak Hotel, Restoran, Hiburan dan Banyak Lagi

Pemkab Cirebon menghapuskan sanksi denda bagi wajib pajak yang menunggak tagihan pajak daerah.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pemkab Cirebon menghapuskan sanksi denda pajak bagi wajib pajak yang menunggak tagihan pajak daerah.

Di antaranya, Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Parkir, Pajak Reklame, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, serta PPB-P2.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengatakan, program penghapusan sanksi denda pajak itu dalam rangka memperingati HUT ke-76 RI.

Baca juga: Ucapan Hari Kemerdekaan ke-76 RI, Cocok untuk Caption dan Status Instagram, WhatsApp, hingga FB

Menurut dia, program itu berlaku bagi wajib pajak yang mempunyai tunggakan dan membayarnya pada Agustus - 30 September 2021.

"Masyarakat hanya membayar beban pokok pajaknya, tidak ada dendanya karena dihapus," kata Imron Rosyadi saat ditemui di Pendopo Bupati Cirebon, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Rabu (3/8/2021).

Ia mengatakan, jika melewati batas waktu yang ditentukan maka wajib pajak yang mempunyai tunggakan bakal tetap dikenakan denda.

Selain itu, penghapusan sanksi denda pembayaran pajak daerah juga menjadi upaya untuk meringankan para pelaku usaha terdampak PPKM level 4.

"Mereka ikut terdampak, karena harus membatasi jam operasionalnya dan memengaruhi pendapatannya juga," ujar Imron Rosyadi.

Baca juga: Kumpulan Ucapan Hari Kemerdekaan ke-76 RI, Cocok untuk Caption dan Status IG, WhatsApp, hingga FB

Imron menyampaikan, kondisi tersebut berpotensi membuat pelaku usaha telat membayar pajak daerah sehingga mendapat sanksi denda.

Karenanya, pihaknya berharap masyarakat Kabupaten Cirebon memanfaatkan sebaik mungkin program tersebut.

"Untuk PBB-P2 tunggakan dari 2009 sampai 2020 juga dihapuskan bagi wajib pajak yang membayar paling lambat 30 September 2021," kata Imron Rosyadi.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved