Breaking News:

Liga 1 2021 Bakal Dimulai 20 Agustus 2021, Pengamat Ingatkan PSSI Jangan Terburu-buru

Kabar baik yang ditunggu-tunggu para pecinta sepakbola Tanah Air ini ditanggapi oleh pengamat sepak bola Kusnaeni atau yang kerap disapa Bung Kus.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Frets Butuan melewati dua lawan dalam laga Persib Bandung vs Arema FC di lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Selasa (12/11/2019). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Fakhri Fadlurrohman

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Berita baik untuk para pecinta sepakbola Indonesia mengudara pada hari ini ketika Liga 1 Indonesia yang telah lama vakum akibat melonjak kasus Covid-19 akan segera berlangsung pada 20 Agustus 2021

Hal ini resmi diutarakan oleh Sekjen PSSI, Yunus Nusi yang diucapkan di halaman resmi PSSI pada Selasa (03/08/2021).

“PSSI sudah mempertimbangkan banyak hal terkait kapan Liga 1 2021-2022 harus bergulir. Kami masih konsisten pada tanggal 20 Agustus Liga 1 akan bergulir"

Baca juga: Kick Off Liga 1 Resmi akan Bergulir 20 Agustus, Begini Kata Manajemen Persib Bandung

"Untuk itu dalam waktu dekat kami akan menggelar pertemuan virtual dengan seluruh perwakilan klub Liga 1"

"Tentu kompetisi sementara akan tanpa penonton. Kita lihat perkembangan ke depan apakah bisa dengan penonton dengan kapasitas tertentu atau tidak,” kata Yunus Nusi dikutip dari halaman resmi PSSI.

Kabar baik yang ditunggu-tunggu oleh para pecinta sepakbola Tanah Air ini ditanggapi oleh pengamat sepak bola Kusnaeni atau yang kerap disapa Bung Kus.

Bung Kus sendiri menanggapi hal tersebut dengan mewanti-wanti PSSI untuk tidak terburu-buru menyelenggarakan Liga 1 Indonesia.

"Jika PSSI dan PT LIB memastikan dulu izin keramaian sudah di tangan, setelah itu, menetapkan kompetisi digulirkan sebulan kemudian" ucap Bung Kus ketika diwawancarai via daring oleh wartawan Tribunjabar.id pada Selasa (03/08/2021).

Ia pun menambahkan bahwa dengan vakumnya Liga yang cukup lama membuat para tim pun mesti kembali beradaptasi kembali dengan format kompetisi yang baru.

"Dengan begitu, klub punya waktu untuk mempersiapkan diri dengan baik. Meskipun satu bulan sebelumnya juga kurang ideal karena kevakuman yang terjadi sudah terlalu lama"

"Tapi, setidaknya, dengan memberi waktu sebulan, pelatih bisa menyiapkan program periodisasi yang tepat. Sehingga ketika kompetisi digulirkan, kondisi pemain memenuhi syarat untuk bertanding" ujarnya.

Pria berkacamata ini khawatir jika Liga 1 2021 ditentukan terlalu cepat maka para pemain akan tidak maksimal dalam berlaga dan rawan dengan cidera.

"Jangan sampai pemain dipaksakan berkompetisi tanpa persiapan yang memadai. Itu membuat pemain jadi rawan cedera dan tidak bisa bermain dengan kemampuan terbaiknya. Akibatnya, kualita kompetisi akhirnya jadi alakadarnya" tuturnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved