Breaking News:

Beberapa Peristiwa Jelang Proklamasi 17 Agustus 1945, dari Pembentukan PPKI Hingga Penculikan

Para tokoh yang mengikuti perkembangan Perang Dunia II memiliki ide untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia tanpa menunggu keputusan Jepan

Editor: Machmud Mubarok
Frans Mendur
Soekarno membacakan teks Proklamasi. 

TRIBUNCIREBON.COM - Perjalanan kemerdekaan Republik Indonesia terus bergulir selepas dibubarkannya Badan Penyelidikan Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPPUPKI).

Dilansir dari buku Konflik di Balik Proklamasi (2010) karya St Sularto, Jepang semakin mengalami kemunduran dalam Perang Asia Timur Raya.

Berikut peristiwa-peristiwa yang terjadi menjelang proklamasi kemerdekaan:

  • Pembentukan PPKI Komando Tentara Jepang wilayah Selatan mengadakan rapat besar.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa Indonesia akan diberi kemerdekaan pada 7 September 1945. Pada 6 Agustus 1945 keadaan Jepang semakin kritis, karena Kota Hiroshima dibom atom oleh Amerika Serikat.

Menghadapi situasi tersebut Jenderal Terauchi menyetujui pembentukan Dokuritsu Junbi Inkai atau Panitia Kemerdekaan Indonesia ( PPKI) pada tanggal 7 Agustus 1945.

Bacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Lengkap Dengan Kisah Pembuatan Naskah Proklamasi

 Pep Guardiola Ngomong Begini Setelah Bawa Manchester City Singkirkan Real Madrid dari Liga Champions

 Beredar Video Penangkapan 6 Pria di Tol Cipali, Berawal dari Pengejaran Anggota PJR Polda Jabar

Tugas PPKI adalah melanjutkan tugas BPUPKI dan mempersiapkan Kemerdekaan Indonesia. PPKI diketuai oleh Soekarno dan wakilnya Mohammad Hatta.

PPKI beranggotakan 21 orang Indonesia yang berasal dari, Jawa 12 orang, Sumatera 3 orang, Sulawesi 2 orang, Kalimantan 1 orang, Sunda 1 orang, Maluku 1 orang, dan golongan penduduk China 1 orang.

Untuk kepentingan peresmian dan pelantikan PPKI, pada 9 Agustus 1945 Jenderal Terauchi memanggil Soekarno, Mohammad Hatta, dan Radjiman Wedyodiningrat untuk pergi ke Dalat, Saigon.

Hal ini untuk menegaskan bahwa Pemerintah Jepang memutuskan untuk menyerahkan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia.

Suasana sebelum Proklamasi

Dilansir dari situs resmi Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, pada 14 Agustus 1945 Soekarno, Mohammad Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat kembali ke Jakarta.

Saat itu Jepang sudah lumpuh akibat bom atom pada 9 Agustus 1945 di Kota Nagasaki. Dengan demikian jepang benar-benar tidak dapat berbuat apa-apa.

Akhirnya pada 15 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada pihak Sekutu.

Para tokoh yang mengikuti perkembangan Perang Dunia II memiliki ide untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia tanpa menunggu keputusan Jepang.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved