Breaking News:

Sudah Rugi Rp 50 Juta Selama PPKM Pantai Balongan Indah Berharap Ada Stimulus dari Pemerintah

Pengelola Pantai Balongan Indah bahkan menyampaikan, keuangan objek wisata yang dikelolanya saat ini anjlok dan minus sampai Rp 50 juta selama PPKM.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribun Cirebon/ Handhika Rahman
Para pengunjung saat berlibur di Pantai Balongan Indah Indramayu yang berlokasi di Desa/Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Kamis (26/12/2019). 

Kibarkan Bendera Putih

Aksi pengibaran bendara putih terjadi di berbagai daerah, tidak terkecuali di Kabupaten Indramayu.

Salah satunya di Pantai Balongan Indah atau yang lebih kenal dengan sebutan Pantai Bali di Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.

Pada Sabtu (31/7/2021) kemarin, para pedagang dan pengelola wisata mengibarkan ratusan putih sebagai simbolis tanda mereka menyerah.

Baca juga: Puluhan Tempat Wisata, Hotel dan Restoran di Kabupaten Bandung Kibarkan Bendera Putih Tanda Menyerah

Baca juga: PPKM Level 4 Bikin Pemasukan Pengelola Resto & Hotel di Bandung Menyusut, Kibarkan Bendera Putih

Ratusan bendera itu dipasang di sepanjang jalan mulai dari pintu masuk objek wisata hingga di lapak para pedagang.

Meski demikian, pantauan pada Minggu (1/8/2021) ini, ratusan bendera putih tersebut sudah diturunkan kembali ketika petugas gabungan Satgas Covid-19 mendatangi lokasi setempat pada sore hari kemarin.

Pengelola Pantai Balongan Indramayu, Akso Surya Darmawangsa mengatakan, pemasangan bendera putih tersebut karena para pedagang dan pengelola tak kuat menghadapi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Selama PPKM itu, objek wisata Pantai Balongan Indah tutup total hingga tidak adanya pemasukan sama sekali.

Kondisi ini sudah berlangsung hampir 1 bulan lamanya atau sejak PPKM dimulai pada 3 Juli 2021 lalu.

"Ini sangat berdampak karena tidak ada pemasukan karena objek wisata tutup total," ujar dia yang sekaligus Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indramayu (APPI) kepada Tribuncirebon.com, Minggu (1/8/2021).

Baca juga: Bentuk Protes PPKM Darurat Diperpanjang, Pengelola Wisata di Majalengka Kibarkan Bendera Putih

Baca juga: Frustasi PPKM Darurat Diperpanjang, Pengelola Wisata di Majalengka Kibarkan Bendera Putih

Akso Surya Darmawangsa menjelaskan, tidak adanya pemasukan ini membuat pihaknya kebingungan.

Di sisi lain, biaya pemeliharaan objek wisata dan kebutuhan hidup tetap harus dikeluarkan.

Pihaknya pun berharap, adanya solusi terbaik dari pemerintah menyikapi kondisi yang saat ini dirasakan pengelola objek wisata.

"Kami sebenarnya dari tanggal 25 Juli itu sudah sangat berharap PPKM tidak diperpanjang, itu sudah beres-beres, persiapan, sekarang akan berakhir tanggal 2 Agustus, harapannya tidak diperpanjang lagi," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved